Bukan Hanya Orang Ketiga, Ternyata Ada 8 Alasan Utama Mengapa Istri Ingin Bercerai dari Suami

Karena ada banyak hal rumit dalam rumah tangga

Pasangan bercerai

Sebisa mungkin, perceraian adalah hal yang ingin dihindari saat menikah. Namun sayangnya, kadang ada beberapa hal dalam pernikahan yang membuat perceraian menjadi solusi terakhir yang menenangkan kedua belah pihak.

Di Indonesia sendiri, perceraian mengalami peningkatan terus setiap tahunnya. Diperkirakan sekitar 15-20% perceraian terjadi setiap tahun di Indonesia. Bukan hanya pria, seringkali pihak penggugat justru berasal dari pihak wanita.

 

Penyebab Istri Ingin Menceraikan Suaminya

Sebuah situs kencan khusus wanita yang telah bercerai, Next Love melakukan survey terhadap 43.000 wanita yang telah bercerai untuk mengetahui apa penyebab terbesar seorang istri melayangkan gugatan cerai pada suaminya. Jika Anda sebelumnya berpikir alasannya hanya karena hadirnya orang ketiga, maka hasil survey ini justru mengungkap fakta yang berbeda.

 

1. Tujuan Hidup yang Berbeda

Faktanya, yang menjadi peringkat utama alasan wanita menggungat cerai pria justru bukan orang ketiga, melainkan karena wanita merasa bahwa tujuan hidupnya tak lagi sejalan dengan suaminya. Hal ini biasanya terjadi karena banyaknya konflik dalam rumah tangga, bahkan untuk urusan paling remeh temeh sekalipun.

Baca Ini Juga Ya :   Ilustrasi Ini Bisa Jadi Bukti Kalau Gaya Pacaran Remaja vs Orang Dewasa itu Beda Banget

 

2. Perselingkuhan
Perselingkuhan menjadi alasan nomer dua penyebab wanita menggugat cerai suaminya. Saat salah satu pihak melakukan perselingkuhan, harus diakui semakin sulit menjaga keutuhan rumah tangga. Kepercayaan adalah hal yang sangat sakral dalam pernikahan.

 

3. Pertengkaran Tiada Henti
Bertengkar setiap hari adalah aktifitas yang menguras energi, pikiran, dan perasaan bagi kedua belah pihak. Saat pertengkaran tidak menemukan titik temu dan sudah melelahkan psikologis wanita, maka cerai akan menjadi pilihan yang dianggap ideal untuk menyelesaikan permasalahan.

 

4. Kurangnya Keintiman dalam Rumah Tangga
Yang kadang kurang dipahami suami, istri juga sebenarnya punya keinginan untuk melakukan aktifitas intim bersama pasangan lebih lama. Jika suami terus- terusan sibuk dengan pekerjaan dan teman- temannya, maka jurang perpisahan pun bisa menjadi ancaman serius dalam rumah tangga.

pasangan,suami istri,tidak bahagia

 

Baca Ini Juga Ya :   Mengharukan, Berniat Khitbah, Pemuda Ini Malah Langsung Diminta Nikah oleh Calon Mertua

5. Kesehatan Mental
Faktor kesehatan mental bisa berasal dari salah satu atau dua pihak sekaligus, Hidup bersama pasangan yang mempunyai masalah kesehatan mental dapat menjadi tantangan tersendiri. Sayangnya, meskipun sebaiknya hal ini bisa dilalui bersama, tidak sedikit dari mereka yang akhirnya menyerah karena merasa sudah tidak sanggup lagi menghadapi pasangannnya.

 

6. Pasangan Melakukan Kesalahan
Penyebab istri menggungat cerai suami selanjutnya adalah karena ada beberapa kesalahan yang tidak bisa ditolerir lagi. Misalnya saja suami sering mabuk- mabukan atau masalah tak termaafkan lainnya

 

7. Kebosanan
Alasan klasik, namun nyatanya tidak sedikit perempuan yang menyatakan bahwa hubungan mereka sangat membosankan sehingga ia merasa tidak tertarik untuk melanjutkan pernikahan mereka lagi. Kebosanan ini bisa dipicu berbeagai hal, seperti kurangnya keinginan untuk mencoba hal- hal baru bersama pasangan atau karena kedua belah pihak terlalu sibuk dengan aktifitas masing- masing sehingga tidak ada waktu untuk bersama.

 

7. Kekerasan dalam Rumah Tangga

Baca Ini Juga Ya :   Pria Wajib Tahu, 7 Tanda Istri Sudah Capek dan Masuk Kategori “Error Mom”

Data yang dirilis oleh National Violence Against Women menunjukkan bahwa setiap tahunnya ada sebanyak 3,2 juga pria dan 1,9 juta wanita melaporkan adanya kekerasan fisik dalam rumah tangga mereka. Selain itu, data statistik yang ditunjukkan oleh National Society for the Prevention of Cruelty to Children mengungkap bahwa sebanyak 1 dari 14 anak adalah korban kekerasan fisik.

Kekerasan fisik kebanyakan dalam pernikahan kebanyakan memakan korban anak- anak dan perempuan. Hasil yang ditimbulkan bukan hanya luka fisik semata, melainkan juga luka hati dan trauma yang mendalam. Tidak heran, KDRT adalah faktor terakhir yang sering menjadi alasan mengapa wanita menggugat cerai pasangannya.

 

Ya, hubungan rumah tangga memang bukan hal yang mudah. Saat menikah, kita bukan hanya bersedia untuk berkomitmen dengan pasangan saja, tapi kita juga harus bersedia untuk menyamakan tujuan dan menerima perbedaan satu sama lain agar rumah tangga langgeng dan bahagia

Komentar

komentar