Bukan Nikung! Saat Sahabatmu Menikah dengan Mantanmu, Itu Artinya Tuhan Mentakdirkan Mereka untuk Bersama

Sialnya, kamu yang harus jadi jembatan jodoh mereka

Sahabat kok nikung. Begitu kata- katamu saat tahu sahabatmu terlihat dekat dengan pacarmu. Sialnya, nggak berapa lama kemudian kamu putus sama pacarmu dan si mas mantan ini malah semakin dekat dengan sahabatmu. Panas… marah.. dan seketika hubunganmu dengan sahabatmu renggang. Dulu kalian dekat lebih dari saudara, tapi dalam sekejap dia menjadi orang asing bagimu. Kamu men-cap sahabatmu itu sebagai tukang tikung.

Nggak cukup sampai disitu, saking gemesnya, kamu pun mengabarkan ke teman- temanmu lainnya tentang perilaku sahabatmu itu yang kamu bilang nikung. Sontak kamu membuat sahabat yang dulu kamu sayang- sayang itu jadi pusat kebencian teman- temanmu. Kamu adalah korban kejahatan sahabatmu itu. Begitu cerita versimu. Hey kamu yang tersakiti, baca ini yaa…

[ Baca Ini Juga Ya : Meski Bersahabat, Kamu Tidak Harus Menyesuaikan Gaya Hidupmu dengan Gaya Hidup Sahabatmu. Ini Alasannya! ]

Kasus Sahabat “Nikung” itu Nggak Jarang Seperti Ini….

Nggak ada yang bilang kamu nggak boleh sakit hati kok saat tahu sahabatmu jadian sama mantan pacarmu. Apalagi kalau kamu sudah merasa serius sama mas mantan dan sudah menjalin hubungan kasih selama bertahun- tahun. Karena satu hal kamu akhirnya harus putus sama dia. Eeeee… nggak lama setelah itu, lho kok… jrenggg.. jrenggg… jrenggg… mas mantan yang masih kamu sayang itu malah jadian sama sahabatmu??

Jangan- jangan mereka ada main di belakang sebelumnya? Jangan- jangan sahabatku selama ini…

Kemungkinan apa pun memang bisa terjadi, tapi selama kamu tidak punya bukti, tetap… kamu tidak bisa menyalahkan sahabatmu. Kita nggak pernah bisa menebak perasaan orang kan? Bisa jadi nih, saat kamu bertengkar dengan pacarmu lalu pacarmu curhat dengan sahabatmu dalam koridor sebagai “teman”. Tapi siapa sangka, dari curhat itu mereka merasa nyaman dan saling melengkapi. Nah lhoo..

Awalnya mereka nggak ada niat apa- apa karena mereka sayang banget sama kamu. Tapiiii… perasaan itu kan satu hal yang nggak bisa kita kontrol. Saat perasaan saling nyaman dan sayang diantara mereka tumbuh secara alami, mereka nggak bisa disalahkan. Tetep sih, sahabat yang baik nggak akan ganggu hubungan kamu.

pasangan,couple,nikung,selingkuh
Karena perasaan sulit untuk dikendalikan/ via Pixabay

Kalau  kamu dan mas mantan beneran udah putus, beda lagi dong? Dia punya hak untuk menunjukkan rasa nyaman dan perasaannya. Perlu dicatat juga, dia mungkin juga sudah mati- matian buat menghindari perasaannya ini. Tapi yang namanya perasaan, nggak bisa disimpan terus- terusan. Bener banget nggak sih??

Beda Kasus Kalau Kayak Gini

Kalau dari contoh di atas sih kelihatan banget kalau #sahabatmu berusaha untuk mengalahkan ego dan perasaannya demi kamu, sahabatnya. Sampai akhirnya kalian sudah beneran putus, baru deh dia berani untuk mulai menunjukkan perasaannya.

[ Baca Ini Juga Ya : Dengan 13 Jurus Ini, Kamu Bisa Membuat Pasangan Merasa Nyaman Bersamamu ]

Tapi beda kasus kalau kayak gini… sahabatmu menjadi lebih baik, lebih manis dan lebih perhatian sama kamu bukan karena beneran baik, tapi demi menutupi dosanya yang memang sudah selingkuh sama pacarmu. Dia tahu kalian berdua saling menyayangi, tapi dia sengaja nyempil dan mendekati cowokmu. Yang ini baruuu.. menusuk dari belakang dan nggak pantes buat kamu anggap sebagai sahabat.

selingkuh,affair,lovebird,couple,pasangan,romance
Kalau mereka beneran selingkuh, dua- duanya sama- sama nggak baik/ via Sunmag.me

Udah gini aja?? Enggakk.. belum selesai. Sahabatmu ini nggak salah sendirian. Dimana- mana nggak ada api kalau nggak ada asap. Kalau memang cowokmu mudah tergoda atau dia malah yang menggoda duluan, berarti memang kamu nggak perlu sedih. Jadi bukan sahabatmu nikung juga, karena dua- duanya tipe orang yang nyaris sama. Justru bagus kamu tahu siapa wajah asli mereka dan terhindar dari mereka. Kalau udah kayak gini sih udahh… ikhlasin saja. Mereka tidak pantas buat kamu tangisi. Sosok yang lebih baik pasti datang buat kamu.

Ternyata Mereka Beneran Berjodoh. Terus Gue Gimana?

Dari kasus pertama dan kedua ini, kalau memang akhirnya mereka berakhir di pelaminan gimana? Ya udah ikhlasin aja, ketawain aja.. karena jelas- jelas si cowok bukan jodohmu, tapi jodoh sahabatmu. Sialnya, kamu memang harus berada di tengah- tengah mereka, jadi jembatan jodoh mereka.

Sampai disini, sudah jelas ya nggak perlu ada istilah tikung menikung. Kalau sahabatmu dan mas mantan kisahnya seperti di kasus pertama, rangkul lah mereka dan ajak tertawa bareng. Kalau sahabatmu dan mas mantang berada di kasus kedua, kamu tetap harus tersenyum tegar. Saat kamu tetap terlihat santai dan bahagia dengan kehidupanmu, bukan tidak mungkin mas mantan jadi mikir, “Duhh… yang kayak gini kok dulu gue tinggalin sih?” Hehehe…

 [ Baca Ini Juga Ya : Wanita yang kamu bilang pemalas dan cuma bisa dandan ini, suatu saat bisa jadi Ibu yang hebat untuk anak- anakmu ]

Intinya sih Jodoh itu memang sudah ada yang menentukan. Nggak enak memang berada di posisi sebagai ‘pengantara’ jodoh kayak gini. Tapi …. yaaa mau gimana lagi kalau ceritanya kayak gini. Yang penting, kita harus selalu memperbaiki diri saja. Biar apa? Biar jodoh terbaik datang kepadamu 🙂

*Feature Image Credit : Daily Beast

Komentar

komentar