Cewek ini Sering Dibully karena Wajah Tak Mulus, lalu Nekat Biarkan Jerawatnya Tumbuh. Hidupnya Berubah Total!

Terlalu minder dengan dirimu? Padahal minder nggak bikin hidupmu berubah

Hidup Hailey Wait telah sepenuhnya beruba

Seorang remaja asal Amerika Serikat menggunakan akun media sosialnya untuk membantu banyak orang menghilangkan stigma wajah berjerawat. Ia memang akhirnya sengaja memamerkan wajah jerawatnya. Kenapa sih?

Hailey Wait memang sudah berurusandengan jerawat kistik sejak usianya baru 11 tahun. Kondisi kulit ini terjadi saat folikel rambut tersumbat dibawahnya hingga akhirnya meninggalkan  benjolan yang menyakitkan. Hailey benar- benar ingin mematahkan stigma di balik kondisi kulitnya itu. Dengan berani dan percaya diri, ia memasang foto wajahnya tanpa make up dan memperlihatkan benjolan serta jerawatdi kulitnya.

Dengan kondisi yang sama, mungkin banyak orang akan tergoda untuk menutupi jerawatnya dengan make up atau bahkan mengedit foto mereka. Namun Hailey menyatakan bahwa ia lebih suka menunjukkan wajah ‘jujur’ nya untuk memberitahu orang lain bahwa tidak ada yang perlu  disembunyikan.

Di salah satu unggahannya, Hailey mengaku kewalahan saat menyadari jerawatnya menyebar.
“Pertama muncul di pipiku dan kemudian ke daguku dan kemudian keningku sampai ke mana-mana.”
“Ini sulit karena kalian tidak dapat segera menyingkirkannya dan selalu terasa seperti ada telur monster kecil di wajah namun kalian tidak dapat membuangnya.”

“Setiap kali kalian tidak menyentuhnya ada sesuatu yang terasa seperti wajah terbakar. Itu terlalu menyakitkan.”

“Aku ingat suatu malam menangis di tempat tidurku karena aku sangat kesakitan.”

Yang paling membuatnya stress, ia merasa dirinya sangat ‘kotor’.  Ia pun sempat mengungkapkan :

“Aku merasa menjijikkan. Aku merasa aku tidak cantik.”

“Aku tidak pernah merasa cocok di mana saja, ini konyol karena semua orang atau setidaknya banyak orang yang juga berjerawat.”

“Aku memiliki banyak teman di sekolah yang memanggil saya ‘wajah pizza’.

Baca Ini Juga Ya :   Heboh Wanita Cakar Polisi, Terungkap Identitas Pelakunya

“Aku merasa sangat tidak nyaman dengan diriku sendiri, aku tidak bisa meninggalkan rumah tanpa foundation.”

“Kadang aku bahkan tidak mau ke mana-mana tapi masih memakai make up supaya aku tidak merasa kotor.”

From childhood to where I am now, I’ve always known that everything has a personality. From a young age it was always hard for me to decipher faces and expressions and I couldn’t read emotions as easily as other people could, so in order to cope with that I assigned a personality to everything I saw. Doors were always smiling. Cars had eyes. Flowers emitted love and their hearts were full. It broke my heart to see their stems clipped. If I dropped a stack of paper I would cry because I had accidentally destroyed a Paper Family and even if I put everything together again, I knew the paper was still sad. And I didn’t want to make anything sad. This way of coping has honestly never left me and it still breaks my heart to see so much negativity in the world. When I bullied other girls as a child I would always cry at the end of the day because I had made someone sad and I couldn’t take it back. I knew what it was like to be bullied at home and when I began inflicting my pain onto others, it only made it feel worse. Social media is weird because I see so many different sides to people and some say things they wouldn’t ever say to my face. I say things that I regret occasionally and I’m not perfect of course but I guess I just don’t understand how some people can hurt others so easily without remorse. I don’t understand it. I know the Aspergers stereotype is all about the lack of emotion but for me it’s the opposite because I used empathy as a coping mechanism. As much as I try sometimes it’s impossible for me to fully hate someone. Please treat everything in your life with gentleness, because I’ve noticed that nowadays it’s a lot easier to be filled with hate than it is to show compassion. (With that being said there’s still people commenting about my acne and I’m gonna be a little snappy because they obviously didn’t read the caption)

A post shared by Hailey Wait 🌙 (@pigss) on

Meski begitu, dalam beberapa bulan terakhir ia meyakini akan ada banyak perubahan. Ia pun memutuskan membiarkan wajah dan kulitnya bernafas dan tidak mengalami masalah dalam menerapkan make up untuk menutupi jerawat dan benjolannya.

Baca Ini Juga Ya :   Menangis Saat Istri Melahirkan, Pria Ini Punya Alasan yang Bikin Semua Wanita Baper

Ia pun ingin menunjukkan kepada orang lain yang mungkin mengalami hal yang sama bahwa siapapun juga bisa terlihat cantik, tidak peduli wajahnya berjerawat atau tidak.

“Aku berhenti memakai make up karena hanya melihat itu tidak berguna banyak untukku.”

“Itu hanya menyembunyikan diriku dan aku merasa seperti setiap kali berjalan keluar dari pintu aku tidak menjadi diriku sendiri.”

“Aku merasa telah menerima jerawatku dengan tidak menyembunyikannya lagi dan inilah aku yang sesungguhnya.”

Teman baiknya yang bernama Emma Baroni menambahkan:

“Sebelum Hailey mulai merasa lebih percaya diri dengan jerawatnya, bisa dikatakan bahwa dia lebih tertutup.”

“Kalian benar-benar bisa membedakannya sekarang, dia menerima jerawatnya. Semua foto Instagram miliknya sangat terbuka dan jujur ​​tanpa make up dan tidak ada filter.”

“Dia tidak memakai foundation lagi dan kalian bisa mengatakan bahwa dia merasa nyaman dengan dirinya sendiri.”
Begitu ungkapnya.

Sang ayah, Lance Wait pun ikut berkomentar :

“Kurasa terkadang aku merasa dia tidak aman tapi tetap saja, dia sedang melakukannya.”

“Maksudku, sebagai remaja yang telah melewati fasenya, ia butuh waktu dan sekarang dia berada di tempat yang baik. Dia benar-benar telah menerimanya.”

Baca Ini Juga Ya :   5 Efek Negatif Jika Kamu Bertahan Terlalu Lama dalam Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

“Ini sangat luar biasa bagi saya untuk melihat tingkat kepercayaan dirinya muncul dan dia menerima jerawat dan bahkan memasang foto polosnya di Instagram.”

Dengan follower sebanyak 100rb di Instagram, Hailey berharap akunnya bisa menginspirasi orang lain untuk mencintai dan merasa nyaman dengan kulit mereka.
“Aku merasa telah mempengaruhi banyak orang yang memiliki ketidakamanan pada umumnya, dengan memberi contoh dan menunjukkan bahwa bukan akhir dari dunia jika kalian tidak memiliki kulit yang sempurna.”

“Bagiku jerawat hanya mewakili sisi kemanusiaan karena itu adalah sesuatu yang wajar dan banyak di antara kita yang memilikinya.”

“Bahkan jika seseorang tidak memiliki jerawat, itu tidak membuat mereka menjadi orang jahat.”

“Itu tidak membuat aku menjadi orang jahat. Itu tidak membuat diriku kotor.”

“Ini hanya berarti aku memiliki jerawat, dan itu akan hilang.”

“Aku pikir diriku akan berhenti memakai foundation dalam jangka waktu lama.”

“Aku harap kisahku tentang jerawat sangat membantu orang untuk menyadari, hanya karena wajah yang tidak sempurna ini, bukan berarti kalian tidak menakjubkan.”

“Bukan berarti kalian tidak bisa sukses, bukan berarti kalian tidak bisa glamor. Kecantikanmu lebih dari sekedar wajahmu.”

Buat kamu yang pernah mengalami masalah serupa dengan Hailey, jangan pernah merasa ciut dan minder ya. Hidup nggak berhenti hanya karena jerawat kok! Kamu masih bisa memperbaiki masalah kulitmu dan tetap menikmati hidupmu sepenuhnya.

Komentar

komentar