Drop Out dari SD dan Dicap Tidak Punya Masa Depan, Sekarang Justru Punya Penghasilan Mencapai 3,4 Milyar

Asal kerja keras, apapun background pendidikannya, masa depan cerah pasti menanti

Kisah Inspiratif Saipol Azmir Zainuddin

Banyak orang yang suka dengan mudahnya menebak masa depan seseorang hanya karena latar belakang pendidikannya. Padahal, tidak semua sarjana berujung menjadi orang kaya dan berbudi. Dan juga tidak semua orang yang gagal dalam pendidikan berarti gagal dalam kehidupan.

Misalnya saja pendiri Facebook, Mark Zuckerberg yang sempat memutuskan berhenti kuliah demi mengembangkan bisnisnya. Atau CEO- CEO dunia lain yang ternyata juga drop out dari bangku kuliah.

 

Selain itu, ada juga kisah seorang pria asal Malaysia yang memutuskan berhenti melanjutkan pendidikannya saat masih duduk di kelas 6 sekolah dasar. Apa alasannya? Karena ia ingin menjadi peternak yang sukses.

Berhenti sekolah saat masih duduk di bangku sekolah dasar memang tidak dapat dibenarkan. Namun untuk ukuran seorang anak SD, laki- laki yang bernama lengkap Saipol Azmir Zainuddin,  ini terbilang keren dan bukan tanpa alasan yang nggak masuk akal.

Baca Ini Juga Ya :   Tak Pernah Sekolah Formal, Izzan Lulus SBMPTN ITB di Usia 14 Tahun

Saat itu ia memutuskan berhenti sekolah saat usianya baru menginjak 12 tahun. Meskipun tidak punya modal, hal ini tidak menyurutkan semangatnya. Belum lagi ia sering mendapatkan stigma negatif dari masyarakat yang menganggap bahwa ia akan memiliki masa depan yang suram. Terlebih saat Saipol memutuskan menjadi pekerja bangunan waktu itu.

 

Saipol Azmir Zainuddin

 

Bekerja sebagai tukang bangunan, Saipol mendapatkan gaji sebesar RM 750 atau setara dengan 2,6 jutaan. Gaji pertamanya ini tidak ia gunakan untuk berfoya- foya. Ia justru membeli anak sapi yang saat itu berharga RM 450 per ekor.

Ia pun terus melakukan hal ini setiap kali mendapatkan gaji dari pekerjaannya sebagai tukang bangunan. Siapa sangka, saat usianya mencapai 18 tahun, Saipol sudah mempunayi 300 ekor sapi!

Baca Ini Juga Ya :   12 Nasehat Dari Dokter Berusia 103 Tahun Ini Akan Merubah Hidupmu

Tidak hanya fokus pada mendapatkan penghasilan saja, Saipol juga memastikan ternak- ternaknya sehat dan bebas dari penyakit apa pun karena ia tak ingin mengecewakan pelanggannya saat bertransaksi.

Setahuin kemudian, Saipol memutuskan untuk menjual sebagian sapinya demi mendapatkan tambahan dana untuk memperluas bisnisnya. Selain menjual sapinya, Saipol juga mendapatkan pinjaman uang sebesar RM 100.000 atau setara denga n348 juta dari Farmer’s Organization Authority Malaysia (LPP).

Uang ini ia gunakan untuk membeli lahan seluas 0,8 hektar yang nantinya ia gunakan untuk membuka peternakan sapi yang lebih besar. Di usia 19 tahun, Saipol sudah mempunya mobil dan rumah dari hasil kerja kerasnya sendiri. Pencapaian besar untuk ukuran anak usia 19 tahun yang merintis karirnya dari bawah, ya? Hebat!

Baca Ini Juga Ya :   Memaafkan Memang Tidak Bisa Mengubah Masa Lalu, Namun Bisa Mengobati Luka

Saat ini, di usia yang ke 33 tahun, Saipol sudah mempunyai sekitar 700 sapi, 150 kambing, dan 30 kerbau. Penghasilannya saat ini mencapai RM 1.000.000 atau setara dengan Rp 3,4 milyar dari hasil penjualan ternaknya. Bahkan Saipol pun kini bersedia mengajarkan anak- anak muda yang ingin belajar cara mengelola usaha peternakan dari nol.

 

 

Komentar

komentar