Gendeng… Keripik Ini Harganya Rp 145.000 per Keping! Termahal di Dunia

harganya selangittt boo…

keripik kentan,sterik brewery,st brewery

Keripik kentang memang cemilan favorit yang bisa diandalkan. Selain asyik untuk dicemil dalam situasi apa pun, snack yang satu ini juga gampang banget didapatnya. Mulai dari keripik kentang yang dijual di toko snack dan minimarket atau bisa juga keripik kentang buatan sendiri atau olahan rumahan. Tapi yakin deh, kamu bakal shock kalau harus nyoba keripik yang satu ini? Kenapa? Muaaahaalllnya kebangetan!

Di St Erik Swedia, terdapat sebuah pabrik yang membuat keripik kentang termahal di seluruh dunia. Nggak tanggung- tanggung, keripik kentang ini dibandrol dengan harga fantastis 56 dollar AS atau setara Rp 727.000 untuk satu kemasan isi lima. Artinya, satu keping keripik ini harganya adaalah 11,2 dollar AS alias Rp 145.000. Edannn!!

Baca Ini Juga Ya :   Saat Bule asal Belanda Datang ke Indonesia untuk Mencari Malaikat yang Menyelamatkan Paman- nya

Brand Manager St Erik Brewery, Marcus Friari, seperti dilansir dari New York Post ( 20/10/2016 ) menyatakan alasan unik saat ditanya mengapa keripik kentangnya sangat mahal.
“Bir kelas satu berhak dinikmati bersama snack kelas satu. Ini lah mengapa kami berusaha membuat keripik kentang paling eksklusf di dunia,” tutur Friari.

Keripik kentang termahal di dunia ini dibuat menggunakan bahan baku yang didatangkan dari wilayah Ammarna, sebuah kota perbukitan di Swedia.  Keripik ini terdiri dari lima varian rasa, yaitu Matsusake Mushrooms, Samparuffle Seaweed, Crown Dill, Leksand Onions dan India Pale Ale.

Hingga kini, St. Erik Brewery baru mengeluarkan 100 bungkus keripik kentang dengan harga sensasional ini. Meski harganya memang tidak masuk akal, ternyata semua keripik ini laku terjual karena St Erik akan menggunakan semua hasil penjualannya untuk amal.

Baca Ini Juga Ya :   Malu Banget! Netizen Ramai- ramai Hujat Pemilik Sandal ini Lantaran Bertuliskan Arab dan Dianggap Ayat Suci. Padahal Artinya Kayak Gini

 

Photo Credit: Sterik Brewery

Komentar

komentar