Malam Ini Masyarakat Indonesia Bisa Menikmati Hujan Meteor Orionid!

Hujan meteor orionid ini siap membuatmu terpukau

hujan meteor,astronomi,fenomena alam

Pernah nggak sih kita melihat sebuah tayangan di film yang menampilkan hujan meteor yang luar biasa menakjubkan dan membuat kita seolah- olah ingin menjadi saksi nyata fenomena alam ini secara langsung? Emang bisa? Bisa bangett!

Dengan mata telanjang, sebentar lagi masyarakat Indonesia bisa menyaksikan fenomena alam yang luar biasa ini. Seperti dikutip dari Nature World News, langit Indonesia akan kebagian jatah untuk melihat fenomena alam ini secara langsung dengan mata telanjang. Hujan meteor ini dikabarkan akan menghiasi langit malam Indonesia pada minggu ini. Wahhhh..

[ Baca Ini Juga Ya : Cewek Ini Luka Parah Saat Mendaki, Tapi Menolak Dievakuasi oleh yang Bukan Muhrim ]

Hujan meteor yang bisa disaksikan di langit Indonesia ini nanti adalah hujan meteor ‘Orionid’. Nature World News mengungkapkan bahwa hujan meteor Orionid ini adalah sebuah fenomena yang berasal dari puing- puing komet 1p atau yang juga dikenal dengan sebutan Komet Haley. Komet ini menghasilkan puing- puing saat mengorbit terlalu dekat dengan matahari. Ketika bumi melewati puing- puing tersebut, sisa- sisa dari komet akan saling bertabrakan dengan atmosfer bumi dan sebagian besar akan terbakar. Nahh, hal ini lah yang menghasilkan meteor yang sering juga kita sebut dengan istilah bintang jatuh.

Puncak dari hujan meteor Orionid ini sendiri secara global terjadi pada tanggal 21 Oktober 2016 dimana warga bumi dari beberapa penjuru bisa melihat 20 meteor per jam. Dikabarkan meteor Orionid ini mempunyai kecepatan melaju hamper 240.000 km/ jam. Selain sangat cepat, hal ini juga membuat kita disuguhi pemandangan berupa guratan indah pada langit  malam.

Di #Indonesia sendiri, malam puncak hujan meteor akan terjadi saat bulan memasuki fase bulan bungkuk. Jadi, selain hujan meteor, langit Indonesia juga akan didominasi oleh terangnya bulan. Info Astronomi sendiri memaparkan bahwa mata membutuhkan adaptasi selama kurang lebih dua puluh menit untuk dapat menyaksikan fenomena alam ini secara optimal, terlebih dengan gelapnya malam.

[ Baca Ini Juga Ya : 6 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan Sebelum Menikah, Jangan Sampai Nggak, Kamu Nanti Akan Menyesalinya ]

Meteor Orionid ini dikabarkan bisa melesat selebar 30 derajat dari titik radiannya, yang berarti meteor akan melesat ke segala arah. Asal cuaca cerah dan tidak ada polusi cahaya atau kalah terang dengan cahaya bulan, masyarakat Indonesia akan bisa menikmati hujan meteor ini dengan mata telanjang.

Komentar

komentar