Duhhh…. Deretan jajanan anak SD ini terindikasi bahan berbahaya

anak-anak sering belum paham bahaya yang mengintai mereka

jajanan anak SD,jajanan berbahaya

Untuk anak SD, jajanan yang menanti mereka di depan pintu gerbang sekolah memang godaan yang luar biasa. Saat bel sekolah mulai berbunyi, banyak dari mereka yang tidak sabar untuk menikmati jajanan yang harganya relatif murah itu.

Sayangnya, nggak jarang jajanan anak ini sering ditemui tercemar bahan berbahaya dan diberi bahan tambahan pangan yang tidak memenuhi syarat aman. Rasanya yang manis disertai bentuk yang lucu dan aneka warna memang membuat anak- anak mudah tertarik. Tapi, bagaimana dengan zat berbahaya di dalamnya? Bukankah bisa sangat berbahaya untuk anak- anak?

Beberapa zat berbahaya yang serign ditemui di makanan anak- anak ini antara lain adalah Methanil yellow, boraks, formalin dan rodhamin B. Sedihnya lagi, makanan yang sering terpapar zat berbahaya ini adalah makanan yang memang sudah familiar untuk anak- anak. Berikut ini adalah beberapa jenis jajanan anak sekolah yang diduga sering menggunakan zat- zat berbahaya :
#1 Bakso Krikil
Jajanan bakso bisa dibilang adalah salah satu jajanan yang paling digemari anak SD. Makanan yang enak dimakan di berbagai situasi ini mempunyai rasa yang kenyal dan enak dan menjadi favorit siapa saja. Sayangnya, bakso sekolah ini sering menjadi sasaran empuk untuk diberi bahan pengawet berbahaya, seperti formalin dan boraks. Harus lebih berhati- hati ya?

Baca Ini Juga Ya :   Waaahh… Sekolah ini Mengharuskan Tidur Siang untuk Muridnya

#2 Mie Basah
Untuk orang awam, sulit memang membedakan mie mana yang aman dan mie yang menggunakan formalin. Apalagi jika mie ini sudah diolah menjadi makanan lain seperti mie ayam atau mie gulung, karena tampilannya menjadi lebih bagus dan kenyal.

Untuk lebih berhati- hati, kita bisa mencermati beberapa ciri- ciri fisik mie berformalin, terutama mie basah, yang mudah dikenali dari luar. Mie yang mengandung formalin ini kerap memiliki aroma seperti obat. Meskipun sudah dibilang berulang kali, bahkan direbus, aroma ini tetap tahan selama dua hari dalam suhu kamar ( 25 derajat celcius ) dan bahkan bertahan lebih dari 15 hari di suhu lemari es.
Kalau masih dalam bentuk mie basah akan lebih mudah buat mengidentifikasinya, tapi kalau sudah diolah menjadi mie gulung atau jajanan lainnya?? Hmmm… jadi lebih susah kayaknya.

Baca Ini Juga Ya :   Situs Hoax di Indonesia Bisa Kantongi sampai 700 Juta, Kamu Dapat Apa?

#3 Gulali ( Gula- Gula )
Gulali atau jajanan gula berwarna- warni sudah lama diperingatkan sebagai jenis jajanan diduga berbahaya. Gulali ini kerap memiliki warna merah terang dan menyala yang merupakan indikasi mengandung Rodhamin B. Rodhamin B ini sendiri adalah jenis zat kimia yagn digunakan sebagai pewarna tekstil dan kertas.

Pemerintah sendiri sudah melarang penggunaan Rodhamin B ini untuk makanan sejak 1985. Sayangnya, tetap aja banyak yang bandel menggunakan zat pewarna tekstil ini untuk makanan. Efek dari konsumsi pewarna tekstil ini bisa mengakibatkan kerusakan ginjal, hati, kanker kandung kemih dan juga gangguan hati. Serem kan?

#4 Tahu
Tahu ini memang jajanan yang selalu ngehits. Ada banyak varian jajanan yang bisa dibuat dari tahu. Sayangnya, taidak semua pedagang menjajakan makanan yang satu ini dengan jujur, Ada saja pedagang nakal yang nekat menjual makanan ini dengan tambahan formalin. Padahal, formalin ini adalah bahan kimia yang juga digunakan sebagai pembunuh hama, pengawet mayat dan juga kerap digunakan untuk bahan disinfektan dalam industry plastic, busa dan resin untuk kertas.

Baca Ini Juga Ya :   4 Zodiak yang Selalu Happy dan Jarang Banget Terlihat Galau

#5 Cone untuk Es Krim
Menurut data BPOM, cone es yang kerang dijual dalam jajanan ‘es tun tung’ kerap dicamput dengan zat kipmia berbahaya, methanol yellow. Tujuan pencampuran ini adalah untuk member efek warna mencolok dan cerah pada es krim dan supaya tetap kering saat terkena es. Padahal, zat ini normalnya digunakan untuk pewarna tekstil, kertas dan cat.

 

Bahaya yang mengintai jika kita terpapar zat kimia ini secara berlebihan adalah gangguan kesehatan berupa iritasi pada saluran pencernaan, bibir pecah- pecah, kering, gatal dan juga kulit bibir terkelupas. Bahaya kronis jangka panjang adalah ganggunan kesehatan pada fungsi hati, kanker dan gangguan kandung kemih. Horor banget ya?

 

Komentar

komentar