Jangan Ragu Menikah Muda, Ini Dia Manfaatnya

menikah muda itu indah dan banyak manfaatnya…

menikah muda,wedding,married

Menikah adalah salah satu event yang paling kita nanti dalam hidup. Dalam agama islam, menikah adalah salah satu hal yang dapat menyempurnakan ibadah seseorang. Dalam ibadah yang sakral ini, dua insan disatukan untuk menjalani sebuah ikatan yang sah sebagai pasangan.

Menikah adalah moment yang sangat membanggakan sekaligus membahagiakan. Maka dari itu, tidak sedikit yang menikah menunggu pertimbangan yang matang. Tidak sedikit pasangat atau individu yang memutuskan untuk #menikah menunggu usia yang matang dan mencapai kehidupan yang matang. Misalnya setelah memiliki pekerjaan yang lumayan atau punya investasi rumah, baru akhirnya mereka berpikir untuk menikah. Atau setidaknya, mereka menunggu untuk mencapai usia tertentu untuk menyiapkan moment bahagia ini.

Kenapa  Takut Menikah Muda??

Dengan berbagai pertimbangan, tidak sedikit orang yang menganggap usia 30 atau 35 tahun adalah usia ideal untuk menikah. Padahal, pada dasarnya, menikah muda di usia 20 an atau 25 an justru sangat baik untuk banyak pasangan. Manfaatnya juga sangat banyak dibandingkan harus menunggu usia 30 tahunan. Biar nggak kepo, yuk kita intip apa saja sih manfaatnya menikah di usia muda…

[ Baca Juga Ya: Nikah Murah, Mudah dan Berkah dengan Biaya Dibawah 6 Juta ]
1. Melindungi Diri Sendiri dari Dosa
Bukan rahasia lagi, menikah adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk melindungi wanita dan pria dari dosa -perbuatan zina. Dengan menikah muda, mereka bisa menghindari godaan seksual yang biasanya subur di usia 20 an. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Wahai pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” (HR. Bukhari).

Dari hadits di atas, sudah jelas bahwa semakin cepat pernikahan dilangsungkan, maka itu akan membantu dua insan untuk menundukkan pandangan mereka serta memelihara harga diri mereka. Ketika dua insan memutuskan untuk menikah di usia muda, maka mereka akan lebih mudah terlindungi dari dosa zina, baik itu zina mata, zina hati atau bahkan yang lebih jauh lagi.

2. Lebih Bisa Mengontrol Emosi
Menurut beberapa studi, menikah muda terbukti efekti untuk cepat mendewasakan pasangan. Dalam pernikahan, mereka belajar untuk saling memhami, saling menghormati, meredam ego masing- masing dan bekerja sama untuk meraih tujuan yang sama. Selain itu, seorang sosiolog bernama Norval Glenn dan Jeremy Uecker pernah melakukan studi pada tahun 2010 yang hasilnya mendukung hal tersebut. Study ini menyimpulkan bahwa menikah di usia muda sangat baik dari segi kesehatan dan mengontrol emosi.

3. Lebih Membahagiakan
Menikah di usia muda memang kerap diwarnai konfllik yang membuat dua orang belajar untuk lebih dewasa. Namun, di sisi yang lain, menikah di usia muda ternyata juga membuat pasangan menjadi lebih bahagia dalam menjalani biduk rumah tangga mereka. Sebuah riset National Marriage Project’s 2013 di Amerika Serika menunjukkan bahwa mereka yang merasa paling puas terhadap kehidupan pernikahan mereka adalah pasangan yang memutuskan untuk menikah di usia 20-28 tahun.

Salah satu alasan utama yang membuat mereka merasa lebih bahagia adalah karena pada umumnya di usia tersebut mereka belum memiliki banyak ego dan ambisi. Di usia muda, mereka cenderung lebih mudah untuk menerima kekurangan dan kelebihan masing- masing. Selain itu, istri juga tidak terlalu mempermasalahkan bila kehidupan keluarganya benar- benar harus dari nol dan diawali dengan hidup yang pas- pasan. Mereka merasa memiliki banyak waktu sehingga bisa menjalaninya dengan lebih santai dan kekuatan untuk mendukung satu sama lain menjadi lebih besar.

4. Baik untuk Masa Depan Anak- Anak
Menikah di usia muda memungkinkan kita memiliki anak yang sudah dewasa dan sudah siap dilepas ketika kita sudah memasuki usia pensiun. Selain itu, memiliki anak di usia muda juga membantu anak- anak untuk lebih belajar memahami arti kehidupan. Mereka dapat melihat perjuangan orang tuanya yang belum menjadi apa- apa, sampai akhirnya memiliki rumah sendiri dan memiliki ekonomi yang lebih baik dari waktu ke waktu. Hal seperti ini akan mengajarkan anak arti dari kesederhanan dan menghargai perjuangagn hidup.

Selain itu, orang yang memiliki anak di usia muda cenderung menjadi #orangtua yang tidak kolot, dan nyaman untuk dijadikan anak sebagai teman curhat dan berbagi cerita. Hubungan anak dan orang tua pun akan terasa lebih hangat.

5. Lebih Mudah Meraih Kesuksesan
Tidak sedikit orang yang menunda menikah demi mengejar karir yang mapan terlebih dahulu. Nyatanya, ketika seseorang telah menikah, maka ia akan semakin fokus dalam mengejar karir, sekaligus memiliki kepribadian yang lebih tenang dan merasa sakinan.

Dalam hal meraih kesuksesan yang sesungguhnya, ketenangan dan kestabilan emosi sangat penting agar seorang individu lebih fokus dalam berkarya dan meraih sukses. Kebanyakan pria yang telah meraih sukses luar biasa 40 tahun atau kurang adalah mereka yang biasanya sudah menikah di usia 20-an.

[ Baca Ini Juga : Kalau Kamu Menikah Lagi, Jangan Pernah Berpikir untuk Meninggalkan Anakmu ]
Naahhh.. menikah muda benar- benar banyak manfaatnya kan? Hayoo.. dibetulin lagi komitmennya. Kalau secara mental sudah siap, kenapa harus menunda sampai usia 30 tahun an?? Sudah… jangan lama- lama.. menikah muda aja yookk 🙂

Komentar

komentar