8 Jenis Kebohongan yang Pasti Pernah Kamu Lakukan di Internet. No 2 & 5 Paling Sering Dilakukan

Ngaku aja, kamu pasti juga pernah…

5. Edit sana sini, yang penting kelihatan lebih cakep

Internet telah menjadi salah satu cara kita berkomunikasi dengan teman, kerabat, dan seringkali dengan orang yang tidak kita kenal. Namun, tanpa kita sadari, cara kita berkomunikasi dan menjelajah di internet sering sekali dipenuhi dengan kebohongan.

Yang namanya bohong tentu saja tindakan yang salah, dan sebaiknya nggak diulangi lagi. Kebohongan juga nggak cuma merugikan orang lain, tapi juga diri sendiri. Namun kenyataannya, masih banyak juga orang yang melakukannya. Coba diingat- ingat, kamu sendiri pernah berapa kali menyumbang kebohongan sih? Hehehe

Dan mungkin, salah satunya adalah jenis kebohongan yang di-share dalam artikel ini …

1. Ngasal dalam menjawab survey. Padahal jawabmu penting untuk bahan evaluasi pembuat survey

Saat mengisi survey online

Pernah nggak kamu masuk ke sebuah website yang sedang membutuhkan jawabanmu untuk meningkatkan kinerja dan layanan yang akan mereka berikan? Survey seperti ini juga banyak ditemukan di media sosial, aplikasi, dan toko online.

Sering banget orang menjawab survey secara asal- asalan. Padahal jawaban ini digunakan sebagai bahan evaluasi dan analisa data si pembuat survey. Kalau kamu sendiri mendapatkan survey singkat, coba lah luangkan waktu untuk menjawab dengan jawaban yang benar ya.

 

2. Asal centang Lisensi Term & Condition biar cepat selesai

Saat centang Term and Condition

Saat kamu menginstall sebuah aplikasi atau software, selalu ada lisensi term and condition yang harus dibaca dan disetujui terlebih dulu. Karena teks nya banyak banget dan dalam Bahasa Inggris, kebanyakan dari kita langsung skip dan klik ‘Setuju’ tanpa membacanya terlebih dulu. Hayooo, ngaku aja kalau kamu pernah melakukan ini?

Baca Ini Juga Ya :   Gara- gara Main HP Sambil Tiduran, Gadis Ini Mengalami Hal Paling Mengerikan Dalam Hidupnya

Padahal dalam lisensi Term and Condition ini berisi informasi penting yang bisa kamu dapatkan. Selain itu, lisensi itu juga berarti surat persetujuan yang isinya kamu menyetujui semua syarat dan ketentuan yagn berlaku. Jika kamu nggak membacanya sungguh- sungguh dan ternyata ada aturan yang merugikan kamu di kemudian hari, kamu nggak bisa apa- apa lagi.

 

3. Jenis kelamin palsu? Meski aneh ternyata banyak yang melakukannya

Memalsukan jenis kelamin

Biar apa sih? Biasanya sih ornag melakukan ini untuju tujuan tertentu. Misalnya saja di dunia game online, mengaku cewek dengan avatar cewek juga demi mendapatkan keuntungan dari lawan mainnya. Penipuan banget ini, hehehe

 

4. Memasulkan umur karena nggak cukup umur

Memalsukan umur

Ada juga yang memalsukan usia karena sebenarnya nggak cukup umur. Misalnya saj a di kebanyakan situs media sosial dimana penggunanya dibatasi minimal usia 17 tahun. Kenyataannya, banyak juga nih yang belum cukup umur maksa buat nulis usianya menjadi 17 tahun.

Padahal ada alasan tertentu mengapa sebuah situs mengharuskan penggunanya untuk berusia 17. Salah satunya adalah karena usia itu sudah dianggap sebagai kategori dewasa yang bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Meskipun nggak sedikit juga yang sudah berusia dewasa, tapi masih belum tahu mana konten berkualitas dan mana yang nggak.

Baca Ini Juga Ya :   Wanita ini Dijuluki sebagai Gadis Semen. Kisah Hidupnya Ternyata Sangat Menyedihkan

 

5. Edit sana sini, yang penting kelihatan lebih cakep

5. Edit sana sini, yang penting kelihatan lebih cakep

Pasti familiar banget kan sama yang satu ini? Ngaku aja, kamu pernah juga nggak sih melakukannya? Meskipun kebohongan ini paling sering dilakukan cewek, tapi nggak sedikit juga cowok yang ternyata juga melakukan edit. Alasannya apalagi kalau nggak terlihat lebih cantik dan ganteng.

Padahal kalau kamu melakukan ini, itu artinya kamu telah membohongi dirimu sendiri dan juga orang lain. Misalnya saja ada yang ngajakin kenalan di sosmed karena merasa jatuh cinta sama foto editanmu. Begitu diajak ketemuan, eh kalang kabut. Lawan jenis pun juga akan kecewa dan emosi pas tahu kamu beda banget sama yang di foto.

 

6. Bikin akun palsu

Membuat akun palsu untuk menipu

Akun palsu ini banyak banget ditemuk di hampir semua media sosial,terutama dengan meniru akun orang- orang terkenal. Penggunaan akun palsu ini biasanya ada tujuan tertentu, misalnya untuk menyebarkan hoax atau hate speech, atau buat menambah follower. Apapun alasannya, pembuatan akun palsu itu sebenarnya nggak etis ya karena semua data yang kamu berikan itu palsu, sekaligus kamu melakukan tindakan penipuan terhadap orang lain.

Baca Ini Juga Ya :   Bukti Kalau Jodoh Tak Kemana, Wanita Ini Akhiri Masa Lajang di Usia 71 Tahun

 

7. Data palsu saat mengisi formulir

5. Edit sana sini, yang penting kelihatan lebih cakep

Saat mengisi data diri di sebuah website, terkadang ada website yang meminta penggunanya untuk memasukkan email. Nah, nggak jarang bagian ini diisi dengan asal- asalan. Padahal mengisi dengan benar akan membantumu aman saat akunmu terkena masalah. Misalnya saja saat kamu lupa kata sandi, maka alamat email palsu ini nggak akan bisa menyelesaikan masalahmu.

 

8. Lokasi palsu biar dianggap keren. Padahal sih nggak

 

AdLokasi palsu biar dianggap keren. Padahal sih nggaka banyak cara buat dianggap keren di sosmed. Salah satu cara yang dilakukan oleh banyak orang adalah memasukkan alamat atau lokasi palsu biar dianggap keren. Ngakunya lagi di Paris, padahal lagi main bola di lapangan RT. Padahal ini sama sekali nggak keren. Teman- teman yang tahu keberadaanmu sebenarnya sih paling ngetawain aja. Terus ada satu pertanyaan yang nyesek sih, pengaruhnya buat hidupmu apa? Emmm nganu… emmm…. Nggak ada!

 

Walaupun #8 point diatas sudah jelas- jelas salah, namun masih banyak juga yang melakukannya. Kamu termasuk nggak sih? Ada berapa point yang pernah kamu lakukan di internet?

Komentar

komentar