Hindari 6 Kesalahan Ini Saat Memasak. Kalau Tidak, Makanan Bisa Jadi Racun Lho

Memasak yang lebih sehat, yuk!

Memasak ayam dengan teknik deep frying

Saat memasak, bukan pemilihan bahan makanan saja yang penting untuk diperhatikan, tapi juga cara memasaknya. Selain memilih bahan masakan terbaik, kita juga harus mengolahnya dengan cara yang sebaik mungkin agar masakan kita bukan hanya nikmat, tapi juga sehat.

Bagaimana jadinya jika makanan yang enak tidak diolah dengan baik? Selain hasilnya tidak maksimal, bahan makanan yang seharusnya memberi asupan nutrisi untuk tubuh kita justru bisa berubah menjad racun yang membahayakan kesehatan.

 

6 Kesalahan Saat Memasak

Sebelum hal yang tidak kita inginkan terjadi, maka sudah saatnya kita memperhatikan kembali cara yang benar dalam mengolah makanan yang kita masak. Biar nggak keterusan, berikut ini adalah cara memasak yang selama ini salah dan tidak baik untuk kesehatan. Setelah mengetahui hal ini, semoga kita semakin termotivasi untuk memasak dengan cara yang benar

1. Memasak dengan Minyak yang Salah

1. Memasak dengan Minyak yang Salah

Minyak apa sih yang kamu gunakan saat memasak? Apakah minyak goreng biasa, minyak zaitun, minyak kelapa, atau kamu terbiasa memasak dengan mentega? Tahu nggak sih, jenis minyak untuk memasak ini pun sebenarnya ada aturannya karena ketiganya mempunyai titik asap yang berbeda- beda/

Baca Ini Juga Ya :   Wahhh.. 10 Makanan Ini Masih Bisa Dimakan Meski Tanggal Best-Before nya sudah Lewat

Misalnya saat menggunakan minyak zaitun untuk menumis atau menggoreng, pastikan kamu tidak memasak  dalam waktu yang terlalu lama karena minyak zaitun nggak bisa digunakan untuk suhu terlalu panas. Jika terlalu lama, minyak zaitun dapat pecah dan nutrisinya akan hilang.

Beda lagi dengan mentega yang bisa menjadi pilihan tepat untuk memasak dalam kondisi api yang besar. Namun kamu harus tetap memperhatikan takaran mentega yang akan digunakan.

 

2. Suhu yang Terlalu Panas

2. Suhu yang Terlalu Panas

Suhu memasak yang terlalu panas dapat menghilangkan nutrisi pada minyak sehat yang kita gunakan. Selain itu, suhu terlalu panas juga memicu asap dan menciptakan rasa gosong pada masakan. Saat kamu menumis sayuran dengan api yang terlalu besar, antioksidan dalam sayuran juga bisa hilang. Nah, berhati- hati lah dalam mengatur suhu panas saat memasak ya.

 

3. Menenggelamkan Sayuran dan Daging dalam Minyak

Memasak ayam dengan teknik deep frying

Menggoreng dalam minyak yang terlalu banyak dan dalam suhu tinggi (teknik deep frying) dapat mengubah makanan menjadi tidak sehat karena minyak tak jenuh dapat berubah menjadi minyak jenuh. Lebih- lebih jika kamu menggoreng menggunakan minyak kelapa sawit atau minyak jagung yang mengundang banyak lemak jenuh.

Baca Ini Juga Ya :   Terpisah Perang Tahun 1953, Beda Dua Korea bak Bumi dan Langit. Gambar ini Adalah Buktinya

Dalam jangka panjang, mengonsumsi makanan yang digoreng seperti ini terlalu sering dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang berujung pada stroke dan serangan jantung. Jadi, gunakan lah minyak secukupnya saat memasak, atau olah lah makanan dengan teknik lain seperti mengukus.

 

4. Membakar atau Menggoreng Makanan Hingga Ada Gosong- Gosongnya

Sate

Banyak yang merasa bahwa bagian gosong pada daging yang dibakar akan membuat daging tersebut terasa semakin nikmat. Misalnya saja saat akan menyajikan sate. Jika belum ada tanda- tanda gosong, biasanya tidak akan diangkat atau dianggap belum matang. Padahal, bagian gosong itu, meskipun hanya sedikit, dapat memicu kanker jika terlalu sering dikonsumsi.

Sebuah studi sendiri mengungkap bahwa resiko kanker karena mengonsumsi daging gosong dapat meningkat sebanyak 31-80 persen! Enak sih, tapi kalau sudah tahu bisa bawa penyakit sebaiknya jangan diterusin yaa…

 

5. Terlalu Sering Membolak- Balik Daging

Terlalu sering membolak- balik daging membuatnya tidak sehat

Jangan ragu  menggunakan timer untuk mendukung aktifitas memasak, terutama saat memasak daging. Hal ini akan lebih baik dibanding kamu membolak- balikkan daging secara terus menerus dan justru membuat daging tersebut semakin lama matangnya.

Baca Ini Juga Ya :   Buat Kamu yang Ingin Menikah, Begini Tata Cara Pengurusan Dokumen Nikah yang Kamu Wajib Tahu

Selain itu, jika kamu terus tergoda untuk mengecek kematangan daging dengan cara membolak- balikannya secara terus menerus, hal ini juga membuat daging tersebut akan matang secara tidak merata.

 

6. Tidak Memotong Daging dengan Benar

Tidak memotong daging dengan benar

Salah satu tanda bahwa kita tidak memotong daging dengan benar adalah daging sulit matang atau kita kesulitan mengunyah daging yang matang. Pemotongan yang benar ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan masakan daging yang lembut dan matang sempurna.

Potonglah daging secara vertical arah serat daging. Hindari memotong searah dengan serat daging karena hal ini bisa menyebabkan daging yang sudah dimasak menjadi kenyal atau a lot saat dimakan.

 

Siap untuk praktek memasak yang lebih baik dan lebih sehat, kan? Yuk diterapkan mulai dari sekarang juga!

 

Sumber: Reader’s Digest

 

Komentar

komentar