Heboh di Medsod, Ini Kumpulan Cerita Lucu Mukidi yang Bisa Bikin Kamu Ngakak

lucu, kreatif dan segar, itulau Mukidi…

cerita lucu,mukidi

Mukidi lagi bikin heboh. Dalam sekejap nama ini viral di media sosial dan membuat banyak orang menjadi penasaran. Usut punya usut, ternyata Mukidi ini adalah kumpulan cerita #lucu yang lagi banyak dibicarakan oleh netizen. Mukidi sendiri dikenal sebagai tokoh fiksi utama yang diciptakan oleh seorang blogger kreatif asal Purwokerto.

Cerita lucu tentang Mukidi ini ditulis oleh blogger kreatif bernama Pak Yoyo di blognya yang sederhana berjudul Cerita Mukidi. Cerita ini lantas disebarkan lewat berbagai aplikasi pesan instant di Blackberry Messenger dan WhatsApp, dan juga di sosial media. Setelah itu, kisah Mukidi lantas diangkat oleh sejumlah media online di Indonesia. Wahhh… makin tenar deh.

Cerita tentang Mukidi ini merupakan cerita asli yang humoris, dan segar, sehingga enak dibaca dan cepat populer. Daripada penasaran, kamu bisa membaca beberapa cerita kreatif dan lucu ala Mukidi di postingan ini. Jadi kamu nggak bingung lagi deh kalau teman- temanmu semua pada ngomongin Mukidi. Siap? Silahkan disimak 🙂

NO MERCY
Mukidi melihat mbah Kartinem sedang kebingungan di kantor pos.
“Bisa saya bantu nek?”
“Tolong pasangin perangko sama tulis alamatnya nak.”
“Ada lagi nek?”
“Bisa bantuin tulis isi suratnya sekalian?” Mukidi mengangguk. Si mbah lalu mendiktekan surat sampai selesai.
“Cukup nek?”
“Satu lagi nak. Tolong di bawah ditulis: maaf tulisan nenek jelek.”

MASIH SALAH
Wakijan sudah insyaf dan mulai rajin ngaji.
“Mas Wakijan, sholat Subuh ada berapa rakaat?” Ustad ngetes.
“4, ustad!”
“Mas Wakijan pulang dulu deh, cari jawaban yang benar.”
Di tengah jalan Wakijan ketemu Mukidi sahabatnya: “Di, menurut kamu sholat Subuh ada berapa rakaat?”
“Ya 2 lah.”
“Wah payah dah, mendingan lu pulang deh. Belajar lagi.”
“Emang kenapa?”
“Nah gue bilang 4 aja masih salah, apalagi 2?”

[ Baca Ini Juga Ya : Dipasung Selama 50 tahun, Gajah ini Menangis Saat Dibebaskan ]

NAIK UNTA
Mukidi lagi melancong ke Arab, seperti orang Indonesia yang lainnya. Dia juga ikut tour naik unta. Tapi unta di Arab tidak seperti unta di Indonesia, ketika Mukidi bilang, “duduk” dan unta langsung duduk.

Namun lain kejadiannya. Unta di Arab, walaupun Mukidi sudah bilang: “Duduk, sit.. sit, jongkok, diuk.”
Sang unta tetap berdiri, dan akibatnya Mukidi tidak bisa naik.
Pawang Unta (PU): “Bilang Assalamualaikum, baru unta duduk.”
Mukidi: “Asalamualaikum” langsung onta duduk, Mukidi naik, unta langsung berdiri lagi.
Mukidi: “Jalan.. jalan..” unta tetap diam. Dipukul pukul punggungnya, unta tetap tidak mau jalan.
PU :”Bilang Bismillah “
Mukidi : “Bismillah”
Onta jalan, Mukidi senang jalan naik unta dengan Pawang Unta berjalan di sampingnya.
Tak lama kemudian Mukidi bertanya, “Pawang. Bagaimana cara nyuruh untanya lari ya?”
PU: “Bilang aja Alhamdulilah”
Mukidi : “Alhamdulilah.” Dan unta pun berlari.

Mukidi senang sekali. Saking senangnya Mukidi bilang lagi “Alhamdulilah.” Dan si unta berlari tambah kencang, dan si Pawang Unta makin ketinggalan. Ketika Mukidi sudah jauh si Pawang Unta baru ingat, belum memberi tahu caranya onta berhenti. Dari jauh PU berteriak: “Kalo mau berhenti bilang Innalillahi..”

Karena sudah jauh Mukidi tidak mendengar. Dan si unta terus berlari dengan kencang. Sampai akhirnya di kejauhan Mukidi melihat di depan ada jurang yang sangat dalam. Mukidi ketakutan, dan mencoba menghentikan onta: “Stop, stop, stoooop, stooop, oop, oop..!!”

Unta tetap berlari, jurang sudah terpampang di depan mata. “Mati gue!” kata Mukidi. Tahu dia akan jatuh kejurang dan mati.

unta,mukidi
Ilustrasi Gambar: Pixabay

Dalam kepanikannya dia berteriak: “Innalillahi..!!” sambil memejamkan mata pasrah. Unta mendadak berhenti. Dan ketika Mukidi membuka mata. Dia melihat persis di tepi jurang. Saking senangnya tidak jadi mati, Mukidi berteriak: “Alhamdullilah!”

MALU
Suatu hari DH, istri Mukidi bercerita pada suaminya.
Istri : “Mas tadi waktu aku buka BH di depan kaca yang di pinggir jendela …. Eeh nggak tahunya ada cowok ganteng lihatin aku terus……….”
Mukidi : “Terus apa yang kamu lakukan”?
Istri : “Aku malu bangeeeet mas, lalu aku tutupin aja muka aku pake BH”.
Mukidi : “Dasar dodollllll”
Istri : “Bukan dodol, Mas … Tapi aku malu”

EFEK KOSMETIK
Menjelang Idul Fitri Markonah tertarik membeli kosmetik mahal asli Paris bukan beli dari MLM seperti teman-temannya. Kosmetik ajaib yang lebih mahal dari Bobbi Brown, Stila, dan Mac menurut salesgirlnya memberi garansi, pemakainya akan tampil jauh lebih muda dari usianya.

Setelah berjam-jam duduk di depan meja rias, mengoleskan kosmetik ‘ajaib’ nya, dia bertanya kepada Mukidi, sang suami:
“Mas, sejujurnya berapa tahun kira-kira usiaku sekarang?”
Mukidi memandang lekat-lekat istrinya tercinta.
“Kalau dilihat dari kulitmu, usiamu 20 tahun; rambutmu, hm…18 tahun….penampilanmu; 25 tahun…”
“Ah mas Mukidi pasti cuman menggoda,” Markonah tersipu manja.
“Tunggu dulu sayang, saya ambil kalkulator….. saya jumlahkan dulu ya…..”

[ Baca Ini Juga Ya : Ini Lho Penulis Cerita Lucu Mukidi yang Sering Bikin Kamu Ngakak Guling- Guling ]

Lucu, kreatif dan segar ya ceritanya? Mukidi oh Mukidi…

 

Komentar

komentar