Memaafkan Memang Tidak Bisa Mengubah Masa Lalu, Namun Bisa Mengobati Luka

Maafkan lah dan langkahmu akan terasa ringan

Wanita duduk sendirian, merenung dan memaafkan masa lalu

Memaafkan adalah kata- kata yang sangat mudah diucapkan. Namun kenyataannya, saat seseorang menyakiti kita dengan lisan atau pun perbuatannya, maaf seringkali menjadi hal yang berat untuk kita berikan. Rasa sakit yang pernah ditorehkan oleh orang tersebut seperti terus membekas dalam hati kita.

Ibarat sebuah gelas yang sudah terlanjur pecah, tidak mungkin untuk mengembalikannya ke bentuk semula. Maka persis seperti hati kita yang mungkin sulit kembali ‘utuh’ setelah dilukai. Namun tahukah Anda, meskipun maaf memang tidak bisa mengubah masa lalu, namun kenyataannya, memaafkan justru bisa mengobati semua luka yang ada di hati kita.

Memang tidak semua orang langsung bisa memaafkan kesalahan orang lain dengan mudah. Terutama jika dirasa kesalahan tersebut fatal. Karena luka yang terlanjur dalam, kadang ada perasaan tidak rela untuk memaafkan orang tersebut. Semakin kita pikirkan, maka perasaan ini semakin sulit untuk dilupakan. Pernah kamu mengalami ini?

Baca Ini Juga Ya :   Masih Jomblo tapi Suka Boros? Coba deh Jauhi Kebiasaan ini Agar Keuanganmu Aman

Memberi Maaf Akan Meringankan Beban Hatimu

Saat kamu menahan diri untuk memaafkan seseorang, itu artinya kamu akan semakin lama menumpuk amarah dan emosi negatif dalam dirimu. Semakin lama kamu biarkan perasaan itu untuk terus tinggal, maka kamu akan semakin tersiksa. Satu- satunya cara untuk membuat perasaanmu lepas dari rasa tersiksa itu adalah dengan memaafkan.

Memaafkan dengan hati legowo akan membuat beban di hatimu terasa semakin ringan. Kamu akan merasakan lebih banyak kebahagiaan setelah itu. Dan faktanya, kamu tidak akan kehilangan satu hal apa pun.

 

Memaafkan Memang Tidak Mengubah Masa Lalu, Namun ini Membuat Masa Depan mu Terasa Lebih Cerah


Masa lalu memang tidak bisa diubah. Tapi, untuk apa hanya berhenti memikirkan masa lalu? Bukan kah kamu masih punya masa depan yang seharusnya kamu hadapi dengan bahagia, optimis, dan hati terbuka? Ibarat gelas yang pecah tadi, kamu memang sudah tidak bisa mengembalikannya seperti semula. Namun, kamu masih punya kesempatan untuk mempunyai gelas- gelas yang baru yang bisa kamu jaga dengan hati- hati. Tatap lah masa depan mu dengan harapan, optimism, dan kebahagiaan. Lepaskan apa yang pernah membuat kamu merasa disakiti.

Baca Ini Juga Ya :   10 Rahasia Hidup Sederhana, dan Bahagia yang Bisa Kamu Terapkan Dalam Hidupmu Saat Ini Juga

 

Lepaskan ‘Bara Api’ yang Ada Ditanganmu

3. “Terserah kamu lah ya, aku males.”
Untuk apa balas dendam terhadap orang yang pernah menyakitimu? Apa manfaatnya untukmu? Apakah kamu piker membalas rasa sakitmu akan membuatmu menang? Nope! Faktanya tidak demikian!

Menggenggam bara api justru hanya menyakiti diri sendiri dan semakin merusakmu. Lepaskan lah ‘bara api’ itu dan move on. Selain membuat langkah mu semakin ringan, kamu juga akan semakin optimis dalam hidup. Kamu akan semakin berhati- hati dalam melangkah dan berhubungan dengan orang- orang di sekitarmu. Bukan kah setiap kejadian dalam hidup kita ini selalu ada hikmahnya?

 

Jangan Menunda Lagi untuk Memberi Maaf pada Seseorang

9. Selalu nyaman menikmati kesendirian

Jadi, kapan waktu terbaik untuk memaafkan dia yang sudah pernah menyakitimu? Sesegera mungkin! Agar semakin cepat juga kamu merasakan kebahagiaan utuhmu kembali!

Baca Ini Juga Ya :   Jika Ingin Anakmu Kelak Membumi dan Hebat, Membiarkan Dia Merantau adalah Cara Paling Tepat

 

 

Ditulis Ulang dari Vemale// Image Courtesy : Public Common Pixabay

Komentar

komentar