Gara- gara Naik Gaji, Karyawan di AS ini Patungan Beli Mobil Mewah untuk Bosnya

Kalau di Indonesia, mungkin nggak ya kejadian kayak gini, hihihi…

Dan Price,bos

Sudah lumrah rasanya kalau bos memberikan hadiah untuk anak buahnya. Apalagi menaikkan gaji, itu wajib hukumnya di Indonesia –minimal setahun sekali lah. Tapi beda dengan kejadian di Amerika Serikat ini. Bisa dibilang ini adalah sesuatu yang langka juga. Para karyawan yang berjumlah 120 orang di perusahaan Gravity Payment ini justru memberikan hadiah untuk CEO mereka berupa mobile Tesla Model S yang sudah lama diidam- idamkan sang CEO. Wahhhh…. keren banget ini!
Dikutip dari Business Insider, salah satu alasan utama yang melatarbelakangi pemberian hadiah ini adalah ungkapan terimakasih seluruh karyawan karena mereka telah dinaikkan gajinya. Mobil ini dibeli dengan menabung satu bulan gaji mereka untuk patungan hadiah kepada sang CEO yang bernama Dan Price.

Dan sebelumnya menaikkan gaji seluruh karyawannya menjadi USD 70.000 atau setara dengan 917 juta rupiah per tahun. Ini berarti, gaji beberapa karyawan ada yang naik lebi hdari dua kali lipat. Bahkan demi menaikkan gaji karyawannya ini, Dan rela memotong kompensasi yang didapatnya sendiri, yaitu dari 1,1 juta dolar AS menjadi hanya 70.000 dolar. Selain itu, si boss ini memang dikenal sangat rendah hati dan luar biasa baik pada karyawannya.

Baca Ini Juga Ya :   Kisah Polisi Jujur Aiptu Agus, Menolak Uang Suap sampai Sekolahkan Anak Yatim hingga Bangku Kuliah

Dengan perasaan bahagia, Dan Price mengunggah foto mobil hadiah dari karyawannya ini melalui Facebook. Di luar hal positif ini, sempat ada isu negative juga dimana menurut Bloomberg, hal ini dilakukan Dan untuk menghindari gugatan saudaranya yang merupakan co-founder Gravity Payment, Lucas Price. Sebelumnya dikabarkan bahwa Dan melanggar hak Lucas dengan menggunakan kartu perusahaan untuk kepentingan pribadi. Selain itu, Lucas juga menganggap Dan mendapatkan gaji yang terlalu besar.

Kendati demikian, di mata karyawannya, Dan adalah bos yang dermawan dan baik hati. Mereka menilai Dan sudah banyak berkorban untuk karyawannya dan memberi lebih dari apa yang ia bisa. Dia bahkan selalu mengutamakan karyawannya daripada hak pribadinya.

Dan Price memang salah satu contoh luar biasa dalam leadership. CEO Gravity Payments ini rela memangkas gajinya sendiri demi menaikkan gaji seluruh karyawannya yang berjumlah 120 orang. Selain itu, Dan juga menantang CEO lain agar berani melakukan hal yang sama seperti dirinya, yaitu dengan menaikkan gaji karyawannya.

Baca Ini Juga Ya :   Olah Limbah Kayu jadi Boneka, Mahasiswa Ini Raup Rp 10 Juta per Bulan
Dan Price,bos,gravity
Dan Price/ Ilustrasi Gambar: NY Times

Dengan banyak pengorbanannya ini, Dan ingin agar semua orang yang bekerja bersama Gravity dapat menikmati hidup terbaik mereka. Hal ini selaras dengan hasil penelitian dari Princeton University tentang pendapatan dan kesejahteraan pada tahun 2010 dimana hasilnya menyatakan bahwa kebahagiaan berbanding lurus dengan pendapatan.

Ide gila Dan Price untuk menaikkan gaji karyawan Gravity mulai muncul pada akhir tahun 2011. Saat itu ia bercakap- cakap pada salah seorang karyawan bernama Jason Haley, seorang karyawan yang bekerja sebagai teknisi telepon. Dia melihat raut muka Haley yang nampak kesal. Saat Haley keluar ruangan untuk merokok, Price mengikutinya. Disitu ia mendapati bahwa Haley mengeluh tentang gajinya yang terlalu sedikit.

Pada tahun 2001 tersebut, Haley masih termasuk karyawan yang belum lama bergabung dan mendapatkan gaji sebesar 35.000 dolar AS atau sekitar 461,4 juta rupiah per tahun. Sejak kejadian itu, setiap harinya selama empat tahun, Dan belajar untuk memaknai arti protes dari Haley.

Baca Ini Juga Ya :   Ini Keren Banget! Pasangan Ini Berani Menikah Tanpa Pesta. Sebagai Gantinya, Mereka Jalan- Jalan ke Eropa

Sebagai seorang CEO muda yang telah memimpin perusahaan sejak berusia belasan tahun, Dan merasa harus melakukan sesuatu. Bersama dengan kakaknya, Dan memikirkan beberapa solusi untuk bisa lepas dari tekanan tersebut.

Pada tahun 2015, mereka memutuskan satu solusi, yaitu gaji seluruh karyawan harus naik. Untuk mewujudkan hal itu, Dan rela bekerja keras selama 20 jam per hari. Setelah berhasil mewujudkan solusi ini, Dan akan tetap melakukan pola kerja yang sama. Dan pun mengaku kini ia merasa lebih nyaman dengan memiliki gaji yang sama seperti karyawannya. Menurutnya, ini bisa membuatnya menikmati kehidupan sederhana yang indah ala karyawannya.

Lebih seru lagi, simak videonya ini ya :

Komentar

komentar