Masya Allah! Nenek Tua Penjual Rujak Madura ini Menolak Pemberian Uang Pembeli dan Memilih Uang Rejekinya Sendiri

“Maaf Nak…, saya tidak mengemis.”

nenek,lansia,mendorong gerobak,rujak madura,inspiratif

Inspirasi bisa datang dari mana saja. Tidak peduli dari motivator sekelas Mario Teguh dan Andrie Wongso atau seorang nenek renta yang masih aktif bekerja di usia senjanya.

Trenyuh rasanya hati ini saat melihat seorang nenek yang sudah uzur tetap mati- matian berjualan Rujak Madura demi mendapatkan harta yang halal. Hati ini rasanya seperti tidak tega dan ingin mengajak nenek itu untuk menikmati masa tua saja. Apa daya, nenek itu lebih memilih untuk tetap berjualan. Baginya, itulah dunianya.

Jalan yang ia lalui penuh lika- liku. Jalannya tidak lagi tegap karena faktor usia dan juga tubuh yang tidak lagi kuat menopang lelah. Tapi fisik bukan lah alasan untuk menyerah. Hidup adalah perjuangan, dan mencari rejeki adalah salah satu yang patut diperjuangkan seumur hidup.

nenek,lansia,mendorong gerobak,rujak madura,inspiratif
Ilustrasi Gambar: Facebook

[ Baca Ini Juga Ya : Pak Guru Untung Tetap Mengajar Meski Tak Punya Lengan ]

Setiap harinya, mbah tua ini berjualan mendorong grobak Rujak Maduranya tanpa mengenakan alas kaki. Seperti umumnya grobak berjualan yang didorong kesana kemari, grobak ini juga terlihat cukup berat. Untuk seorang lansia yang kekuatannya sudah mulai berkurang, tentu rasanya akan semakin berat. Meski demikian, ini tidak mengurangi semangat nenek berusia 74 tahun ini. Ia tetap semangat dan penuh tenaga agar gerobak pencari nafkahnya ini dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Suatu hari, seorang netizen bernama Elang, yang merasa iba dengan nenek ini, mencoba untuk memberi uang kepada nenek ini tanpa membeli barang dagangannya. Ia memberi nenek uang Rp 50.000, dan ajaibnya beliau menolaknya karena tidak mau menerima bantuan atau pemberian yang diberikan percuma. Nenek itu menolaknya dengan sangat halus, “Maaf Nak.. ( dengan nada yang begitu halus ), saya tidak mengemis.”

Jawaban nenek itu membuat Elang merasa takjub sekaligus merasa tertampar. Ia merasa mendapatkan pelajaran berharga tentang semangat yang tak pernah tua dan arti sebuah perjuangan hidup. Meskipun sudah sangat tua, nenek itu tetap semangat bekerja dan tidak dengan mudah menerima bantuan dari orang lain. Bantuan tersebut seharusnya diberikan kepada orang- orang yang sudah tidak bisa bekerja dan yang benar- benar membutuhkannya.

nenek,lansia,mendorong gerobak,rujak madura,inspiratif
Ilustrasi Gambar: Facebook

Duhh Gusti.. sekali lagi kita diingatkan untuk terus belajar menghargai hidup ini. Untuk beberapa orang, hidup ini seperti bebatuan yang tajam dan terjal. Meskipun sakit, mereka dipaksa untuk menginjak bebatuan tersebut agar sampai ke tujuan yang merka inginkan. Dan sekali lagi, ini mengingatkan kita agar pantang menyerah menghadapi kerasnya hidup. Berapa pun usia kita, apa pun keadaan yang kita alami, kita harus berjuang sekuat tenaga. Jangan pernah menyerah.

[ Baca Ini Juga Ya : Gara- gara Naik Gaji, Karyawan di AS ini Patungan Beli Mobil Mewah untuk Bosnya ]

Silahkan di-share kisah #inspirasi ini, agar manfaatnya tertular ke lebih banyak orang 🙂

Komentar

komentar