Siap- siap Dibuat Takjub Nyonya Bill Gates, Kaya Raya tapi Super Sederhana

Daripada piknik mewah naik kapal pesiar, Nyonya Bill Gates lebih suka jalan- jalan sambil belajar

bill gates, melinda gates,sederhana,orang terkaya

Di Indonesia, suami kaya raya sering identik dengan istri sosialita dengan penampilan dan biaya mahal. Selain suka semua barang dengan label brand dan harga termahal, mereka juga kerap identik dengan liburan keliling dunia dan hal mewah lainnya.

Nyatanya, tidak semua orang kaya menyukai kemewahan yang bersifat duniawi saja. Persis seperti yang dirasakan oleh Melinda Gates, istri pria terkaya di dunia yang bernama Bill Gates, sang pendiri Microsoft.

Dibandingkan dengan bermewah- mewahan dengan kapal pesiar, wanita ini lebih memilih untuk blusukan ke Yogyakarta untuk mempelajari teknologi pemberantasan wabah demam berdarah yang ditemukan oleh periset dari Universitas Gajah Mada.

melinda gates,istri bill gates,yogyakarta
Aksi Istri Bill Gates Saat Blusukan di Yogyakarta/ via Facebook

Jangan kaget, saat mengikuti aktifitas Melinda di Yogyakarta ini Anda akan dibuat  takjub olehnya. Ia akan tiba- tiba duduk nyaman di lantai untuk mendengarkan keluh kesah warga. Kegiatan seperti ini ternyata sudah sering dilakukan oleh Melinda bersama sang suami sejak dua decade terakhir saat mereka memutuskan untuk berbagi harta mereka lewat yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.

[ Baca Ini Juga Ya : 21 Gambar ilustrasi ini menggambarkan keadaan dunia saat ini, bisakah kamu mengartikannya satu per satu? ]

Melinda Gates tentang Hidup Sederhana

Bagaimana rasanya menjadi istri orang terkaya sedunia? Rasanya sudah banyak yang ingin menanyakan pertanyaan ini kepada Melinda sejak mendapatkan title sebagai Nyonya Gates.

Sejak menikah dengan Bill Gates pada tahun 1994, pasangan kaya raya ini telah dianugerahi dengan tiga orang anak. Meski luar biasa kaya, namun mereka mengaku hidup biasa- biasa saja. Keluarga ini pun dikenal sebagai keluarga yang tidak suka neko- neko dalam hal penampilan, dan nyaris tidak pernah membuat kehebohan atau skandal.

Untuk mengenal Melinda Gates dengan lebih dekat, berikut ini adalah sedikit petikan wawancara dengan Melinda Gates soal pernikahannya dan pernikahannya, yang diringkas dari berbagai sumber.

[ Baca Ini Juga Ya : Belajar dari Asnawi, Mahasiswa UMY Jadi Sarjana dari Berjualan Gorengan ]

Apa kado ulang tahun dari Bill?
Jika ada tanggal istimewa, Bill akan selalu membeli kado sendiri untukku. Kadonya adalah sesuatu yang personal, sweater cantik atau sepasang piyama. Kalau dia belanja itu kelihatan sekali karena itu bukan kebiasaannya, jadi tidak adadi pikirannya untuk menyembunyikan tas belanjaannya. Anak- anak kami selalu tertawa dan berkata, “hey lihat, ayah habis belanja.” .

Apa kegiatan favorit Anda?
Favoritku adalah santai di rumah, memakai celana yoga, membuat semangkuk popcorn dan melihat film bersama anak- anak. Tapi karena anak- anak semakin dewasa, maka semakin sulit untuk sepakat soal film apa yang akan ditonton. Bill suka film tembak- tembakan, jadi dia suka melihatnya dengan putra kami. Sedangkan aku dan putriku suka komedi romantis.

Kami kadang juga bepergian kalau weekend dengan anak- anak. Kami sebenarnya tidak begitu suka melihat televisi, kami suka DVD. Kami suka film. Kalau pergi jauh, kami tidak hanya nonton film yang disediakan hotel, kami membawa satu tas berisi DVD.

bill gates,melinda gates,istri bill gates
Bill Gates & Melinda Gates selalu tampil sederhana/ via Facebook

Bagaimana kencan pertama Anda dengan Bill?
Waktu itu Sabtu siang, beberapa bulan setelah pertama kali bertemu. Kami berjumpa satu sama lain di parkiran mobil Microsoft dan bicara beberapa lama. Akhirnya dia bertanya apakah aku mempunyai waktu untuk dinner di dua minggu berikutnya.

Aku tertawa dan mengatakan belum tahu apa rencanaku karena waktunya masih begitu jauh dan itu tak cukup spontan bagiku. Beberapa jam kemudian dia meneleponku untuk bertanya apakah malam itu aku bisa minum bersama setelah dia dinner bisnis. Aku mengiyakan dan begitulah awal semuanya.

Bagaimana cara Anda membesarkan anak- anak?
Aku sering merasa kepayahan menjadi seorang ibu. Dua anak pertama lebih menantang, bukan karena anakku nakal, tapi karena semuanya serba baru dan aku jadi kurang tidur. Aku membaca banyak buku parenting. Tapi seringnya aku tanya pada teman dekat yang mempunyai anak lebih tua  dari anakku, dan mereka senang membagikan nasehat yang mengagumkan.

Kami membesarkan anak  senormal mungkin. Mereka memang dikasih uang saku tapi juga tanggungjawab. Kalau mereka ingin punya anjing peliharaan, mereka yang harus memberinya makan dan membersihkannya. Dan mereka melakukannya. Bill dan aku tumbuh di keluarga kelas menengah. Dan kami melakukan banyak hal seperti orang tua kami.

[ Baca Ini Juga Ya : Hebat! Dari Jualan Hijab di Instagram, Siswi Banat NU Ini Bisa Beli NMax dan Honda Jazz ]

Bagaimana soal kiprah Anda dan yayasan Anda?
Bill dan aku menginginkan yayasan kami memberikan semua dana sampai 20 tahun setelah kami meninggal. Kami merasa bisa memecahkan beberapa masalah yang dihadapi masyarakat saat ini dan kami memiliki sumber daya. Kami memang tidak mempunyai bola Kristal untuk memprediksi seratus tahun dari sekarang. Namun aku merasa aka nada grup filantrofi lain yangakan hadir setelah masa kami dan melanjutkan apa yang kami mulai.

 

Komentar

komentar