Kamu Sulit untuk Bahagia? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

Sama seperti mereka, kamu juga berhak dan pantas bahagia :)

bahagia,sedih,wanita sedih

Menjalani hidup yang bahagia sudah pasti merupakan salah satu hal yang paling diinginkan oleh manusia. Sayangnya, tidak sedikit orang yang sering merasa bahwa bahagia itu sulit. Mereka terperangkan dalam kehidupan yang tidak #bahagia, seolah mereka telah sedang kehilangan sesuatu, tapi tidak tahu itu apa.

Hidup memang tidak sempurna. Ada saat- saat dimana kita merasa bahagia itu mudah. Namun, disisi lain, ada bagian kehidupan yang menantang kita dengan cobaan dan kesedihan. Ada beberapa hal yang pernah datang dalam hidup kita yang membuat kita merasa hampa dan sulit untuk bahagia. Apakah kamu sedang mengalaminya?

Jika saja kamu adalah salah satu orang yang merasa tidak bahagia karena satu hal, dan masih bingun untuk mencari tahu jawabannya, mungkin saja kamu akan menemukan beberapa clue di artikel ini. Kamu yang kehilangan kebahagiaan dan merasa kurang hidup akan mengenali penyebab kenapa kamu tidak bahagia. Dengan mencari tahu penyebabnya, kamu dapat belajar memperbaiki  dan mencari tahu obat yang tepat untuk dirimu sendiri. Sama seperti teman- temanmu, kamu pun berhak untuk bahagia. Jadi, mari kita lakukan bersama!

[ Baca Ini Deh: 2007, Di mIRC Kami Pernah Bertemu ]

Ingat ya, Kamu Pantas untuk Bahagia

1. Kamu Terlalu Mudah Berkata ‘Ya’
Meskipun kamu merasa saran yang diberikan temanmu itu bertentangan dengan hati dan pikiranmu, kamu sering berkata ‘ya’ karena merasa tidak enak dengannya atau ingin menyenangkan temanmu itu. Padahal, berkata ‘ya’ tidak selalu baik, terutama bila itu bertentangan dengan dirimu sendiri. Terjebak dalam karakteristik ‘Yes, Sir’ ini bisa membuat dirimu merasa tidak nyaman dan sering merasa sedih. Kamu takut untuk mengambil keputusan berdasarkan kata hatimu sehingga sering terpaksa untuk mengikuti kata orang lain yang tidak sesuai dengan nuranimu. Lupakan perasaan tidak enak, belajar lah untuk mengatakan ‘tidak’ pada hal yang tidak kamu sukai.

2. Kamu Tidak Berhenti Membanding- bandingkan Kebahagiaanmu dengan Orang Lain
Setiap orang berhak menikmati kebahagiaan mereka masing- masing. Kebahagiaan itu sendiri adalah anugerah yang patut disyukuri, bukan sebuah hal untuk membandingkan antara si A dan si B atau menciptakan jurang sosial. Jika kamu terus berusaha membandingkan kebahagiaanmu dengan orang lain, itu akan selalu membuatmu merasa selalu kurang dan tidak bersyukur. Nikmatilah kebahagiaanmu. Berbahagialah juga melihat orang- orang sama bahagianya dengan dirimu.

3. Tidur Cukup
Tidur cukup bukan hanya membuat tubuhmu terasa lebih bugar dan fit, tapi juga mempengaruhi psikologimu. Dengan tidur yang cukup, kamu akan jarang merasa gelisah dan kekurangan energi. Jika selama ini kamu adalah  penggemar begadang dan sulit mendapatkan mood yang baik di pagi hari, rubahlah pola tidurmu. Coba lah untuk tidur lebih awal, dan bangun lebih pagi dengan melakukan olahraga ringan.

[ Baca Ini Juga Ya : Ibu, Jangan Banding- Bandingkan Aku.. Aku Memiliki Progress ku Sendiri ]
4. Bendung Potensi Stress
Kamu menghabiskan hampir seluruh jam dalam sehari hanya dengan bekerja di kantor? Bahkan sampai di rumah pun kamu masih mengerjakan urusan kantor?? Ckck…ckk…ckck… bekerja keras selagi masih mampu memang sangat baik, tapi pertimbangkanlah kesehatanmu, baik  secara fisik dan mental. Kurangi lah hal- hal yang dapat memicu stress, seperti pekerjaan yang terlalu padat dan membuatmu kehabisan nafas. Hidupmu bukan melulu soal pekerjaan lho!

5. Me Time, Pernahkah Kamu Bercakap dengan Dirimu Sendiri??
Masih berhubungan dengan point no 4, seringkali menyiksa diri membuat kita lupa untuk bercakap dengan diri sendiri. Sesekali traktirlah dirimu sendiri. Jalan- jalan lah seharian ke toko buku favoritmu dan mampir ke kafe favoritmu. Pesan makanan enak dan ice cream favoritmu dan benar- benar manjakan dirimu seutuhnya. Selesai jalan- jalan, jangan langsung pulang, mampir lah ke salon kecantikan untuk memanjakan tubuhmu agar merasa lebih fresh dan rileks. Mau coba?

6. Kamu Mencoba Terlalu Keras
Jangan terlalu serius dalam hidup. Hidup memang sering tidak mudah, tapi sebisa mungkin, nikmati dan syukuri lah. Beberapa orang berusaha terlalu keras untuk memberikan yang terbaik kepada orang lain sampai lupa bahwa ia sebenarnya sudah melakukannya dengan sangat baik. Lebih sedih lagi ketika kamu berusaha mati- matian untuk menyenangkan orang lain, namun nyatanya kamu tidak dihargai.

7. Kamu Terlalu Baik
Siapa sih yang tidak suka dengan orang baik? Tapi ingat….baik bukan berarti lembek atau terlalu menurut, sehingga pada akhirnya kamu justru dimanfaatkan oleh orang lain. Miliki lah hati yang baik dan lembut, tapi tunjukkan sikap tegas ketika kamu melihat orang lain berupaya memanfaatkanmu.

[Baca Ini Juga: 16 Jurusan ini Punya Gaji Pertama Paling Tinggi di Dunia ]
Sekarang tersenyum lah dan katakana pada dirimu, “Aku berhak bahagia, Aku memilih untuk bahagia, Aku harus bahagia.”

Komentar

komentar