Susi Sianturi, Lulusan “Cum Laude” IPB yang Kuliah Sambil Jualan Pisang Goreng

Bukan jualan gorengan saja, tapi Susi juga mencoba usaha kecil- kecilan lain

Susi Sianturi, lulusan Cum Laude IPB

Ada nuansa yang berbeda saat pembawa acara menyebut nama Susi Sianturi serta orang tuanya saat upacara wisuda mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). Pembawa acara itu terlihat bangga sekaligus terharu. Apa yang terjadi sebenarnya?

Ternyata, Susi yang merupakan mahasiswi S-2 IPB ini adalah mahasiswa di IPB yang berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan predikat Cum Laude. Lebih keren lagi, gelar S-2 ini didapatnya tidka dengan mudah lho.

[ Baca Ini Juga Ya : Hebat! Gadis Kecil Penjual Kartu Pos di Bali Kuasai 23 Bahasa ]

“Saat S-1, saya kuliah di IPB juga ambil jurusan peternakan. Terus saya nyambung S-2 lagi di IPB,” seperti dilansir dari Tribunnews Bogor.

Susi lalu bercerita masa- masa sulitnya saat kuliah. Sekitar Sembilan tahun lalu saat kuliah S-1, ia harus bersusah payah berjualan pisang goreng. Hal ini ia lakukan karena orangtuanya yang berada di Tapanuli Utara, Medan, hanya memberinya uang bulanan Rp 300.000.

Uang yang pas- pasan ini justru akhirnya memotivasi Susi.Di semester I dan 2, Ia memutuskan untuk sambil berjualan pisang goreng di lingkungan asrama putri agar ia mempunyai uang tambahan untuk sehari- hari. Hasilnya lumayan karena ia bisa mendapatkan Rp 30.000 yang sangat membantunya.

Masuk ke semester 3, ia dan teman- temannya menjalani usaha kecil- kecilan. Setiap hari Minggu, ia berjualan perabotan yang diperlukan oleh mahasiswa.

[ Baca Ini Juga Ya : Menabung Recehan 5 Tahun, Pasangan ini Kaget dengan Jumlahnya ]

“Jadi, tiap Minggu, saya dan teman saya berjualan sambil buka stan gitu. Hasilnya juga lumayan,” katanya.

Di semester IV, Susi kembali mencari tambahan uang dengan bekerja sebagai guru les SD dan SMP. Penghasilannya lebih besar daripada berjualan, yaitu  sekitar Rp 900.000 per bulan. Selain dengan berjualan, Susi juga berusaha untuk mendapatkan beasiswa dari kampusnya.

“Beasiswanya untuk mahasiswa tidak mampu, tetapi itu saya dapat pas akhir kuliah sampai saya lulus,” tuturnya.

Setelah itu, Susi akhirnya mendapatkan gelar sarjana peternakan dengan nilai IPK 3,32.

Lulus dengan gelar sarjana S-1,Susi bekerja di sebuah perusahaan peternakan besar sebagai marketing obat ternak. Setelah tiga tahun, ia memutuskan untuk berhenti bekerja dan mengambil S-2.

“Saya ingin S-2 karena saya bertekad jadi dosen karena beasiswa ini juga program untuk pra-dosen,” ucapnya.

Setelah dua tahun, ia pun lulus dengan predikat Cum Laude dengan IPK 3,91.

[ Baca Ini Juga Ya : Ini Dia Nunuk Nuraini, Insinyur Teknologi Dibalik Cita Rasa Khas Indomie ]

Saat ini ia hanya tinggal menunggu pengumuman untuk penempatan mengajarnya saja.
“Saya ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS) seperti apa yang diinginkan orangtua,” katanya.

Perjuangan untuk meraih pendidikan tinggi memang sering tidak mudah. Tapi Susi telah mengajarkan kita agar bagaimana pun keadaanya, kita harus terus berusaha agar cita- cita dapat terwujud. Salut!

Komentar

komentar