Ini Tanda- Tandanya Kalau Kamu Gampang Dikadalin Berita Hoax

Baca judul langsung share? Nggak keren…!

hoax,berita hoax

Sering banget akhir- akhir ini baca berita kontroversial di media sosial? Pas kamu lihat angka share nya, ada yang mencapai ratusan dan bahkan ribuan. Padahal, tidak sedikit dari berita itu yang ternyata hanya HOAX belaka. Duhh…

Beberapa bulan yang lalu kita sempat dihebohkan dengan Komunitas Anti Hoax yang menyatakan bahwa ada sekumpulan anak SMA yang bisa mendapatkan penghasilan puluhan juta per bulan hanya dari kegiatan membuat berita Hoax. Lebih menyedihkan lagi, menurut data yang dikumpulkan dari komunitas tersebut, jumlah media hoax di Indonesia ini jumlahnya ratusan. Sekarang, hampir 80% berita politik dan kontroversial yang kamu baca di media sosial ini adalah Hoax. Waduhhh.. kamu termasuk yang suka ikutan share berita hoax? Semoga nggak yaa…

Kalau selama ini secara nggak sadar kamu termasuk satu dari mereka yang suka share berita hoax, ini saatnya kamu berhenti. Apa sih untungnya share berita Hoax? Nggak ada! Si pembuat berita hoax ini juga nggak bertanggung jawab sama sekali soal penafsiran buruk dan kebencian yang tersebar akibat berita hoax tersebut. Yang mereka pikirkan hanya uang, uang dan uang saja. Nah lhoo…

Terus, apa sih tandanya kalau kamu termasuk orang yang gampang banget dikadalin sama berita Hoax? Ada lhoo ciri- cirinya.. Baca disini yaa…
#1 Baca Judul Langsung Share
Ini biasanya antara dua nih : nggak punya kuota buat keluar dari Facebook atau memang tipe orang yang malas baca tapi reaktif. Dari segi manapun, baca judul berita langsung share tanpa membaca seutuhnya apalagi mencari tahu kebenaran beritanya sama sekali nggak dibenarkan. Itu artinya kita dengan sengaja mau dibodohi. Padahal, banyak banget konten berita yang sengaja dibuat dengan judul sensasional untuk menarik perhatian netizen. Isinya bisa jadi nggak nyambung dan belum tentu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Ini Juga Ya :   Miris! Nonton Drama Korea 18 Jam Non Stop, Gadis ini Alami Gangguan Mata Akut

#2 Nggak Percaya Media Kredibel, Tapi Gampang Percaya Sama Situs Abal- abal dan Tokoh di Facebook
Image seolah sudah pintar dan tahu banyak hal di media sosial itu bisa dibuat siapa saja. Mulai dari anak SMA yang sekolah aja selalu tidur di kelas, sampai sekelas penulis buku. Saat membaca berita, pastikan kamu memiliki beberapa sumber referensi yang kamu jadikan pegangan.  Referensinya tentu saja harus kredibel, tidak berat sebelah, dan tidak suka menebar provokasi.

Sayangnya, tidak sedikit netizen yang tidak percaya media kredibel seperti D*tik atau K*mpas tapi bacaannya adalah tulisan tokoh Facebook yang dikenal penebar provokasi. Bisa jadi kamu menganggap dua media besar itu suka membesar- besarkan berita tertentu. Mungkin banget memang ya…. Namun, yang namanya media besar yang sudah kredibel mereka tetap akan memegang teguh kode etik jurnalistik, sehingga tidak membuat berita secara sembarangan. Beda dengan situs abal- abal yang justru lebih kamu percayai atau bahkan tokoh jadi- jadian di Facebook.

#3  Kamu Malas Mencari Kebenaran tentang Berita
Seperti yang disebutkan diatas, jumlah situs hoax berita politik jumlahnya sangat banyak. Kalau kamu tipe orang yang mudah percaya dan malas mencari kebenaran, ya pasti akan dengan mudah dikadalin berita Hoax.

Baca Ini Juga Ya :   Botol Equil Disangka Miras, Netizen Dibully Habis- Habisan di Medsos

#4 Kamu Tidak Mau Menerima Pendapat Orang Lain yang Berbeda Haluan denganmu
Pada dasarnya setiap orang lebih suka mendengarkan sesuatu yang satu haluan dengannya. Nah ini… yang akhirnya membuat kita nggak mau membuka mata terhadap kebenaran dan logika lainnya. Padahal  jika kita mau menerima pendapat orang lain yang berbeda haluan, bisa jadi kita semakin dewasa dan bijak dalam berpikir. Nggak lagi deh gampang terpancing provokasi.

#5 Kamu Suka Berteman di Media Sosial dengan Mereka yang Suka Share Berita Abal- abal, Padahal Akun Kloningan
Ada berapa banyak sih akun kloningan di Facebook? Banyaakkk,hahaha…. Bukan rahasia lagi, salah satu trik blog marketing yang disiapkan oleh pembuat berita hoax adalah dengan membuat akun- akun kloningan yang banyak. Akun kloningan ini nanti akan siap untuk menambahkan siapa saja sebagai teman agar terlihat semakin banyak netizen yang melihat konten hoax yang dia bagikan. Syukur- syukur dari sekian banyak temannya itu banyak yang ikut terpancing untuk share berita #hoax nya. Untung banyak dehhh…

#6 Benci Buta
Saat kamu benci buta, yang kamu percaya adalah berita- berita negatif dan kebencian tentang tokoh itu. Kebencianmu ini lah yang menutup pikiranmu dari logika dan kebenaran. Bahkan sekalipun si tokoh ini ternyata berprestasimu, kamu tidak akan bisa mengapresiasi sedikitpun. Padahal, jika memang kamu fair dan tidak benci buta, kamu seharusnya tetap bisa mengapresiasi kinerja dan nilai lebih seseorang.

Baca Ini Juga Ya :   Jepang Kini Mempunyai Toilet dengan Tisu Khusus Pembersih Layar Ponsel

#7 Cinta Buta Tanpa Logika
Sama dengan benci buta, cinta buta juga mempunyai efek buruk. Kamu akan sulit melihat fakta tentang tokoh tersebut meskipun sudah terbukti melakukan kesalahan. Bagimu, tidak mungkin sosok seperti dia melakukan kesalahan. Saat negara melakukan proses peradilan, kamu menganggap negara telah berbuat dzolim.

#8 Kamu Kurang Membaca, tapi  Terlanjur Terjebak Doktrin dan Fanatisme
Kapan terakhir kali kamu membaca buku? Berapa banyak buku yang kamu baca sepanjang hidupmu? Padahal, membaca adalah salah satu cara untuk membuat kamu memiliki wawasan yang luas, entah itu terhadap pengetahuan umum, dunia, doktrin dan budaya. Kalau kamu selama ini kurang wawasan,yaw ajar saja kamu mudah dikadalin berita hoax.

#9 Kamu Mudah Terpengaruh Pendapat Orang- Orang yang Kamu Kenal Baik
Seringkali kita gampang terpengaruh untuk ikut- ikutan sependapat dengan orang- orang yang kita kenal baik. Padahal, tidak selalu kalimat yang kita dengar dari orang- orang yang kita kenal dengan baik itu mengandung kebenaran. Apapun yang kita dengar, dari siapapun itu, wajib kita saring lagi untuk memastikan kebenarannya. Jika kita terlalu malas untuk menyaring semua yang kita dengar, yaaa… lagi- lagi, kita gampang dikadalin berita hoax deh.

Komentar

komentar