Heboh Wanita Cakar Polisi, Terungkap Identitas Pelakunya

peristiwa ini terjadi di Jatinegara

wanita,polisi

Sudah menjadi tugas polisi untuk mengatur lalu lintas agar semua kendaraan bermotor tertib  dan arus lalu lintas pun menjadi lancar tanpa halangan. Sayangnya, ada saja hal tak terduga yang bisa memperparah tugas polisi dalam mengatur lalu lintas ini.

Kejadian tak terduga siang tadi di Jatinegara, ada seorang pengendara mobil wanita yang terlihat marah- marah ke polisi secara membabibuta. Insiden ini berawal ketika wanita yang mengakut bekerja di Mahkamah Agung ini tidak terima ditegur oleh petugas lantaran melintas di jalur Busway.

Dalam video tersebut terlihat jelas emosi tak terkendali dari wanita yang kemudian diketahui bernama Dora Natalia. Ia memaki dengan suara lantang kepada polisi yang sedang bertugas, yang diketahui bernama Aiptu Sutisna. Tidak cukup dengan memaki, ia juga berusaha meraih kunci mobil dari tangan polisi, dan bahkan mencakar dan menarik baju seragam Aiptu Sutisna hingga kancingnya terlepas.

Baca Ini Juga Ya :   Bikin Kamu Terpingkal- pingkal, Ini Dia 17 Kekonyolan yang Bisa Dilakukan Cewek Super Cuek

“Iya betul (pencakaran). Dia anggota Patwal Polda. Laporan sudah di Polres Jakarta Timur dan sudah divisum. Dia itu diBKO di lokasi,” ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin, Selasa (13/12).

Video kejadian ini kemudia menyebar dengan sangat cepat di media sosial.
Identitas Pelaku  Cakar Polisi
Perempuan yang kemudian diketahui bernama Dora Natalia ini diketahui bekerja di Mahkamah Agung.

“Iya benar. Yang bersangkutan kerja di MA tepatnya sebagai pegawai Biro Perencanaan MA,” ungkap Ridwan Mansyur, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA), Selasa (13/12).

Saat ini sanksi belum ditetapkan oleh institusi karena memang kasusnya baru terjadi pagi ini.
“Belum tahu, kan baru pagi ini. Nanti kita lihat kepala biro perencanaannya. Itu kan bukan dalam rangka kedinasan jadi tanggung jawab sendiri,” tuturnya.

Baca Ini Juga Ya :   Mengharukan, Berniat Khitbah, Pemuda Ini Malah Langsung Diminta Nikah oleh Calon Mertua

Meski demikian, Ridwan Mansyur memastikan bahwa akan ada sanksi yang menghadap karena memang adanya pelarangan memanfaatkan atribut dinas atau PNS.

“Pasti ada, kan kita ada aturan. Ketentuan dinas atau PNS tidak boleh memanfaatkannya. Tapi namanya manusia ada saja,” tuturnya.

 

Komentar

komentar