Type to search

Kesehatan

5 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Wanita yang Wajib Kamu Ketahui

Siklus menstruasi/ haid pada wanita

Haid yang tidak teratur sering menciptakan kegalauan tersendiri untuk perempuan. Terutama karena tidak tahu apa penyebabnya, sering kita berspekulasi apakah tamu bulanan yang tidak teratur ini berbahaya untuk kesehatan atau tidak. Apakah ini normal untuk banyak perempuan atau hanya beberapa perempuan dengan indikasi tertentu?

 

Perempuan Perlu Tahu Mengapa Haid Tidak Teratur

Haid atau menstruasi adalah proses keluarnya darah sekitar 3-7 hari karena luruhnya dinding rahim. Menstruasi ini adalah salah satu tanda bahwa perempuan sudah mengalami gejala pubertas. Siklus menstruasi yang normal pada wanita berkisar antara 28-35 hari. Dalam setahun, wanita biasanya menstruasi sebanyak 11-13 kali.

Siklus menstruasi pada wanita berbeda- beda sesuai keadaan tubuh mereka. Beberapa hal yang mempengaruhi antara lain kesehatan, pola makan, dan pola hidup.  Beberapa faktor tersebut menyebabkan beberapa masalah dalam menstruasi wanita, seperti darah keluar terlalu banyak, menstruasi terlalu lama, menstruasi tidak teratur, dan masih banyak lagi.

Baca Ini Juga Ya :   Bukan Wajah Cantik, Ini Lho 5 Pesona Wanita yang Paling Gampang Meluluhkan Hati Pria

Untuk masalah siklus haid tidak teratur pada wanita, berikut ini adalah beberapa hal yang menyebabkannya :

1. Sindrom Ovarium Polikistik

Sindrom ini ditandai dengan adanya gejala akibat kista kecil di dalam indung telur. Kehadiran kista ini dapat mengganggu keseimbangan hormon, termasuk meningkatkan testoteron pada wanita. Akibat lainnya adalah terjadinya proses pelepasan ovum sehingga wanita tidak mengalami menstruasi atau siklus haid menjadi tidak teratur.

 

2. Kehamilan

Haid yang tak kunjung datang atau siklus menstruasi sudah terlewat jauh adalah tanda seorang wanita mengalami kehamilan. Jika Anda mencurigai hal ini, cobalah melakukan tes kehamilan dan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter atau bidan untuk memastikan kehamilan tersebut.

 

3. Pola Hidup yang Berbeda- beda

Pola hidup seorang wanita sangat berpengaruh terhadap ksehatan tubuh dan mentalnya. Misalnya saat kita melakukan olahraga secara berlebihan hingga berat badan turun secara drastis, hal ini bisa mengakibatkan haid menjadi tidak teratur. Sama halnya saat tubuh kita mengalami obesitas. Jika ingin siklus menstruasi teratur, cobalah untuk menerapkan pola hidup seimbang di kehidupan sehari- hari.

Baca Ini Juga Ya :   Nggak Usah Kaget, Kepribadian Cewek Ternyata Bisa Dilihat dari Bentuk Alisnya. Kamu yang Mana?

 

4. Alat Kontrasepsi

Banyak perempuan menikah yang menggunakan alat kontrasepsi sebagai salah satu cara untuk mengatur jarak kelahiran. Saat para wanita menggunakan alat kontrasepsi, terutama pil KB atau IUD (spiral), ini lah mereka mengalami perubahan dalam siklus menstruasi mereka.

Perempuan yang mengonsumsi pil KB biasanya akan mengalami jarang atau sedikit menstruasi. Sebaliknya, perempuan yang menggunakan IUD justru biasanya darah menstruasinya keluar lebih banyak dan disertai sakit perut. Maka dari itu, setiap wanita wajib mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya terlebih dulu apa saja dampak yang terjadi bila menggunakan alat kontrasepsi yang dipilihnya.

 

5. Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid di bagian leher mempunyai peran untuk memproduksi hormon sebagai pengatur metabolism tubuh. Apabila kelenjar tiroid tersebut bermasalah, maka tubuh dapat mengalami gangguan pencernaan dan siklus menstruasi. Maka dari itu, cobalah berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui level hormon tiroid dalam darah dan mengatasi masalah yang terjadi.

Baca Ini Juga Ya :   Ini Alasan Kenapa ‘Cipika Cipiki’ Terlihat Normal pada Wanita dan Tidak Pada Pria

 

Setiap wanita sangat normal mengalami siklus haid yang berbeda- beda. Siklusnya bisa berubah tergantung dengan keadaan tubuh kita saat itu. Jika memang mencurigai ada hal yang tidak beres, jangan ragu untuk memeriksakan keluhanmu itu ke dokter. Dengan mengetahuinya, kamu nggak akan lagi cemas dan terhindar dari masalah.

 

Komentar

komentar

Tags: