Type to search

Inspiratif

Hebat! Kepala Desa ini Sukses Ubah Desa Miskin Menjadi Ladang Uang Milyaran Rupiah!

Junaedi Mulyono, berhasil ubah Desa Ponggok, dari desa miskin menjadi desa makmur

Indonesia mempunyai banyak kisah pejabat daerah yang menarik dan inspiratif. Bukan hanya mereka yang sudah mempunyai nama mentereng dan berasal dari kota besar, ada juga pejabat daerah yang berasal dari kabupaten- kabupaten kecil.

Salah satunya adalah kisah Junaedi Mulyono, tokoh yang menjabat sebagai Kepala Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Nama Junaedi belakangan menjadi tokoh yang populer lantaran kesuksesannya mengembangkan desa yang dipimpinnya sebagai salah satu wilayah yang sukses berkat inovasi.

Kiprah Junaedi ini mendapatkan apresiasi yang besar oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani lantaran berhasil membangun Desa Ponggok menjadi salah satu spot wisata yang menghasilkan keuntungan besar. 

 

Daerah Berlimpah Air dengan Tatanan Inovatif dan Kreatif

Beberapa tahun yang lalu, Desa Ponggok masuk dalam daftar desa termiskin se- Provinsi Jawa Tengah. Desa ini tertinggal dari desa- desa yang ada di sekitarnya lantaran banyak warganya yang mempunyai tingkat pendidikan rendah dan tingginya angka pengangguran.

Kini, Desa Ponggok punya wajah yang berbeda. Berkat inovasi dan kreatifitas sang Kades, Desa Ponggok adalah tujuan wisata air yang banyak diminati oleh wisatawan. Rupanya, sejak 2009, Pemerintah Desa Ponggok mulai mendirikan BUMDes Tirta Mandiri yang fokusnya adalah mengolah dan mengelola umbul atau sumber air alami menjadi obyek wisata selam air dangkal (snorkeling).

Dari sinilah julukan desa berlimpah air mulai tersematkan. Roda ekonomi juga mulai menggeliat di kota ini.

 

Baca Ini Juga Ya :   Ini Keren Banget! Pasangan Ini Berani Menikah Tanpa Pesta. Sebagai Gantinya, Mereka Jalan- Jalan ke Eropa

Pacu Pendapatan Desa Hingga Miliaran Rupiah

Promosi wisata Desa Ponggok dilakukan melalui media sosial dalam bentuk foto dan video. Daya tarik Desa Wisata dengan wisata airnya pun mulai didengar ke berbagai daerah. Alhasil, pendapatan desa Ponggok pun mengalami peningkatan yang dahsyat. Jika dulu hanya berkisar ratusan juta, kini penghasilannya bisa mencapai milyaran rupiah! Keren ya?

Junaedi Mulyono, kepala desa Ponggok, Klaten
Terhitung sejak tahun 2009, peningkatan pendapatan desa Ponggok pun melesat hingga 50 kali lipat, dari Rp 211 juta pada 2013, menjadi Rp 10,3 miliar pada 2016. Perubahan Ponggok dari sebuah desa miskin menjadi sebuah desa wisata yang menarik minat wisatawan luar daerah benar- benar memberi dampak yang luar biasa untuk masyarakat desa ini.

Pujian dari Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ajakan ke Eropa

Keberhasilan Kades Junaedi dalam mengubah wajah desa Ponggok mendapat apresiasi dari banyak tokoh dan masyarakat. Menteri Keuangan, Sri Mulyani, pun pernah mengajaknya selfie setelah puas memuji sang kades.

Sri Mulyani bahkan ingin mengajak Kades Junaedi ke negara- negara Nordic di Eropa Utara dan Atlantik Utara untuk belajar membuat kebijakan jangka panjang demi kemajuan masyarakatnya, dimana tujuannya adalah memberikan gambaran seperti membuat policy atau RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) yang punya komitmen untuk menjaga kemakmuran bersama).

Rahasia Kades Junaedi Mengubah Ponggok Menjadi Desa Makmur

Usut punya usut, ternyata Kades Junaedi mempunyai empat jurus jitu yang ia terapkan dalam memimpin desanya, yaitu tata ruang perencanaan yang matang, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Sumber Daya Manusia (SDM), dan ilmu teknologi. Keempat strategi ini harus berjalan dengan baik, saling mendukung dan beriringan.

Hasil kerja keras Kades Junaedi adalah inspirasi dan prestasi untuk masyarakat dan figur pemimpin Indonesia. Bukan hanya sukses membuat masyarakat di dalamnya makmur, inovasi yang ia kembangkan juga memberi nilai lebih pada desa sehingga menjadi sebuah destinasi wisata yang banyak menyedot minat masyarakat.

Semoga Indonesia akan semakin banyak sosok pemimpin hebat seperti ini ya. Amin in nggak nih doanya? 🙂

Baca Ini Juga Ya :   Salut! Anak Satpam di Sleman ini Berhasil Raih Gelar Doktor di UGM

Komentar

komentar

Tags: