Type to search

Sehat dan Cantik

Merokok di Dalam Rumah Sama Artinya Menyebar Racun ke Setiap Penghuninya

Merokok di rumah membahayakan seluruh anggota keluarga

Bukan rahasia lagi, bahaya rokok bukan hanya untuk mereka yang merokok. Lebih dari itu, rokok juga berbahaya untuk mereka yang menghirup asapnya meski tidak sengaja. Kelompok yang dikenal sebagai perokok pasif ini bahkan bisa mengalami peningkatan risiko penyakit jantung hingga sekitar 25-30% dibanding dengan non-perokok yang tidak pernah terkena paparan asap rokok. Ngeri, kan?

Terutama jika merokok di area dalam rumah. Setelah merokok selesai dan asap berhenti, bahaya rokok masih mengintai. Mengapa? Karena racun dari rokok ini tetap ada dan tersimpan di dalam benda- benda yang terkena debu asap.

Para Ahli Tentang Bahaya Rokok

Sebuah penelitian mengungkap bahwa merokok di dalam rumah bisa meninggalkan zat- zat beracun di perabotan rumah, karpet, tirai, dan bahkan dinding rumah.

Menurut ahli kimia, dokter Eunha Hoh, asap rokok ini mengandung ribuan bahan kimia yang bisa tinggal di sebuah permukaan. Ribuan bahan kimia ini bersifat racun dan karsinogenik, alias menyebabkan kanker.

Sedangkan menurut ilmuwan, semakin lama sebuah lingkungan terpapar bahan kimia, maka ada kecenderungan mengubah senyawa kimia menjadi bahaya. Misalnya saat terpapar selama bertahun- tahun, seseorang bisa mengalami peningkatan resiko kanker, paru- paru, iritasi tenggorokan, hingga penglihatan.

Asap rokok ini sendiri dapat diserap ke semua permukaan yang berpori. Zat beracun ini bisa menetap lama di semua perabot rumah tangga yang terkontaminasi.

“Kami benar-benar terkejut dengan betapa kuatnya kontaminasi di rumah, bahkan setelah beberapa bulan orang berhenti merokok di dalam rumah,” ungkap seorang ilmuwan kesehatan lingkungan, dokter Penelope Quintana.

Baca Ini Juga Ya :   Wanita Lebih Cepat Tua dari Pria, Mitos atau Fakta? Ini Faktanya..
Rokok meninggalkan bahaya, bahkan setelah asapnya menghilang

Bahaya Rokok untuk Penguni Rumah

Merokok di dalam rumah sudah pasti membahayakan kesehatan anak- anak yang sering bermain di sofa, maupun karpet di rumah. Peneliti menyebut bahwa anak- anak sebagai perokok ketiga atau kelompok yang tidak merokok, tidak terpapar asap rokok secara langsung, namun terpapar zat beracun asap rokok yang mengendap di perabotan rumah.

Meski tidak di dalam rumah, merokok di area rumah, seperti kebun atau halamam rumah juga bisa membahayakan penguin area rumah. Peneliti pun mengingatkan orang- orang untuk berhati- hati jika membeli rumah bekas seorang perokok.

Menurut George Matt, seorang psikolog dari San Diego State University, Amerika Serikat, rumah seorang perokok adalah Gudang polusi asap tembakau. George sendiri sudah lebih dari 20 tahun meneliti efek asap rokok untuk orang ketiga.

Baca Ini Juga Ya :   Jangan Tunggu Sampai Parah, Kenali 5 Tanda Stress di Kulit Wajah Ini

Komentar

komentar

Tags: