Type to search

Sehat dan Cantik

Hati- hati! Sudah Dua Orang Tertular HIV Setelah Jalani Facial “Vampir”

Hati- hati! Sudah Dua Orang Tertular HIV Setelah Jalani Facial “Vampir”

Beberapa tahun terakhir ini, facial vampire cukup ngehits di kalangan beauty-vlogger. Facial vampir atau yang disebut dengan Platelet-rich-plasma (PRP) ini sendiri adalah prosedur perawatan wajah dengan menggunakan sampel darah pasien, kemudian mengekstraknya menjadi plasma, lalu menyuntikkan kembali ke wajah dengan suntikan.

Dalam prosesi facial ini, dokter akan menyuntikkan darah kita sendiri ke wajah untuk memacu kolagen sehingga wajah menjadi lebih kenyal, kencang, dan mulus. Prosedur ini sendiri hanya boleh dilakukan oleh klinik kecantikan yang difasilitasi dengan dokter.

Facial ini menjadi booming saat selebriti dunia, seperti Kim Kardashian mempromosikan facial ini di akun Instagramnya. Saat Kim memposting di akun Instagramnya beberapa tahun lalu dengan wajah penuh noda darah, permintaan terhadap facial ini semakin melejiit. Bahkan ahli bedah kosmetik dari Inggris, Munir Somji, juga ikut merekomendasikan facial ini untuk orang- orang yang ingin tampak lebih muda.

Baca Ini Juga Ya :   Agar Kulit Sehat dan Awet Muda, Hindari 5 Penyebab Utama Kulit Cepat Keriput Ini
Proses tindakan facial vampir
via Revelist.com

Hati- hati Saat Menjalani Facial Vampir

Meski sangat populer dan banyak direkomendasikan pakar kecantikan dunia, kamu juga perlu berhati- hati dengan facial vampire ini. Pasalnya, jika penggunaan jarum tidak higienis di salon atau pun klinik, resiko tertular HIV atau penyakit lainnya akan sangat besar.

Beberapa waktu yang lalu dua orang dilaporkan terinfeksi HIV usai menjalani facial vampire di sebuah klinik kecantikan. Klinik yang berlokasi di kota Albuquergue, New Mexico, AS, telah ditutup oleh polisi sejak September 2018. Pihak berwenang kemudian juga memanggil semua pasien yang pernah melakukan facial antara bulan Mei – September 2018 untuk melakukan cek darah pemeriksaan penyakit HIV, serta hepatitis B dan C.

Hasil investigasi kepolisian menemukan bahwa klinik ini menggunakan jarum suntik tidak aman. Meski sebelumnya pemilik klinik mengklai selalu memakai jarum suntik sekali pakai, namun investigasi polisi membuktikan ada satu orang pasien yang ternyata paositif HIV dan menularkannya ke pasien yang lain.

Baca Ini Juga Ya :   7 Hal yang Bisa Kamu Lakukan agar Inner Beauty mu Semakin Meningkat

Mencegah HIV dari Terapi PRP/ Facial Vampir

Untuk mencegah kasus ini terjadi kembali, sebaiknya berhati- hatilah dalam memilih klinik jika ingin melakukan terapi PRP ini. Di Indonesia sendiri, terapi PRP bisa dengan mudah ditemui di klinik- klinik kecantikan. Pastikan kamu memilih klinik yang punya reputasi terbaik terutama dalam hal kebersihan alat- alat yang dipakai, serta penggunaan dokter yang kompeten di klinik tersebut.

Featured Image : Skinny Medspa

Komentar

komentar

Tags: